Minggu, 16 Desember 2018

Jalan-jalan Seru nan Murah 3 Hari di Singapura dan Malaysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang turis mengambil foto pohon Natal di depan Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2017. Mal perbelanjaan di negara yang didominasi Muslim telah dihiasi dengan pohon Natal dan tokoh Sinterklas untuk menarik pembeli akhir tahun. AP

    Seorang turis mengambil foto pohon Natal di depan Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2017. Mal perbelanjaan di negara yang didominasi Muslim telah dihiasi dengan pohon Natal dan tokoh Sinterklas untuk menarik pembeli akhir tahun. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Liburan tiga hari bisa ke mana? Jalan-jalan ke dua negara? Mungkinkah? Kalau tujuannya Malaysia dan Singapura, mungkin saja.

    Singapura dan Malaysia merupakan destinasi mancanegara terpopuler bagi orang Indonesia. Selain karena jaraknya dekat, daya tarik kuliner dan suasana kotanya tak bisa ditampik.

    Singapura terkenal dengan kebersihan kotanya dan ketertiban warganya dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sedangkan Malaysia terkenal dengan menara kembarnya yang paling tinggi di dunia. Lokasinya di pusat kota, Kuala Lumpur. 

    Nah, berikut cerita saya tentang perjalanan singkat selama tiga hari mengunjungi dua negara jiran tersebut. 

    Short Trip at The Weekend, Why Not?

    Suasana Sentosa Island di Singapura, 4 Juni 2018. Sentosa Island akan menjadi lokasi pertemuan KTT antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un pada 12 Juni besok. REUTERS/Edgar Su

    Tak ada salahnya rehat sejenak dari kegiatan yang seabrek-abrek saban hari. Menurut penelitian, seorang pekerja atau karyawan harus mengambil waktu cutinya barang sejenak untuk menyegarkan pikiran. Ini akan membuat kita bekerja lebih efektif.

    Bagaimana kalau mau liburan tapi ternyata bujet terbatas? Cobalah rajin-rajinlah berseluncur di dunia maya untuk mencari tahu tentang harga tiket. Sesuaikan dengan tanggal. Saran saya, pilihlah tanggal low season. Hindari tanggal-tanggal yang berdekatan dengan hari libur internasional maupun nasional karena bisa harga tiket akan melambung tinggi. Kalau ingin menikmati liburan di saat akhir pekan, pesanlah tiket minimal enam bulan sebelumnya.

    Misalnya seperti yang saya lakukan saat akan mulai perjalanan pada 19-21 Mei 2017 lalu. Saya selalu mencari informasi harga tiket sejak November 2016. Akhirnya menemukan tiket murah pada Januari 2017.

    Saya melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi agen travel daring dan selalu mengecek di tanggal yang saya inginkan. Saya memilih perjalanan ke Kuala Lumpur, tapi transit di Singapura. Sebab, saat itu, harga tiket cenderung murah.

    Alhasil, saya transit selama kurang lebih 18 jam di Singapura. Berapa biayanya? Menurut saya murah. Saya hanya menghabiskan uang sekitar Rp 988.719 pergi-pulang (PP). Nominalnya sepadan dengan perjalanan saya yang mengasyikkan. 

    Kala itu, saya transit 18 jam di Singapura dan keluar bandara untuk jalan-jalan di pusat kota Singapura, yaitu di Orchard Road. Setelah transit, saya memutuskan untuk menginap di Bandara Internasional Changi.

    Saya menunggu penerbangan di Terminal 2. Di sana, penumpang transit bisa tidur di mana saja. Semisal di kursi-kursi panjang. Dapat juga mengunjungi taman buatan yang ada di beberapa titik.

    Yah, memang tak senyaman di hotel. Namun daripada terlambat, lebih baik tidur saja di bandara. Jangan lupa pasang alarm supaya tidak kesiangan.

    Keesokan harinya, saya berangkat ke Kuala Lumpur dan berada di sana selama dua hari satu malam. Saya sengaja memilih jadwal penerbangan pulang ke Indonesia pada malam hari agar lebih puas mengeksplorasi Kualai Lumpur.

    Artikel ini sudah tayang di Ranseldansendaljepit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".