Kerja Diburu Deadline? Hati-hati Kesehatanmu

Ilustrasi wanita pekerja yang stress. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Apakah pekerjaan Anda selalu bersinggungan dengan deadline?  Atau jangan-jangan Anda justru merasa lebih termotivasi dan bekerja lebih baik karena deadline? Kimberly Key, seorang praktisi psikologi sekaligus mantan presiden divisi dari American Counseling Association membeberkan dampak dampak buruk deadline bagi otak, kesehatan, dan hasil kerja kita.

Kimberly yang juga penulis buku Ten Keys to Staying Empowered in a Power Struggle ini, mengungkapkan di situs Psychologytoday.com  mengenai tantangan yang kita temui di era  budaya internet yang serba cepat seperti sekarang ini, menjadikan kita orang-orang yang berorientasi pada deadline. Menunda-nunda pekerjaan hingga deadline tiba tidak hanya membuat kita stres tapi juga dapat membunuh sel-sel otak, mengurangi kreativitas, dan melemahkan kesehatan seseorang. Lebih buruk lagi, deadline ibarat candu yang membuat orang ketergantungan tak ubahnya seperti seorang pecandu kafein yang menyelesaikan pekerjaannya sambil menyeruput secangkir kopi hitam panas.

Berbagai gejala akan muncul seiring kejaran deadline, antara lain emosi dan hormon stres meningkat. Tak hanya itu, sakit kepala serta masalah pencernaan juga akan muncul, dimana hal itu merupakan salah satu gejala pertama yang muncul ketika hormon stres mengambil alih.

Tentu Anda tidak ingin seperti itu terus bukan? Kimberly memberikan beberapa solusi praktis untuk Anda yang selalu berkejaran dengan deadline. Berikut tip darinya:

Selesaikan Pekerjaan Sebelum Deadline 

Pertama, cobalah untuk mengubah cara bekerja Anda saat deadline mulai mendekat. Cobalah mengerjakan  tugas sebelum waktu deadline tiba lalu hadiahi diri Anda sendiri karena telah berhasil menyelesaikannya sebelum deadline. Perlahan namun pasti, perubahan kebiasaan ini akan membantu Anda terhindar dari ketergantungan deadline. Stres berkurang, produktivitas kerja meningkat, lebih kreatif dan inovatif.

Nikmati Alam Rilis Stres

Kedua, luangkan waktu beberapa kali dalam sehari untuk bernapas dalam-dalam lalu hembuskan pelan-pelan. Mendengarkan kicauan burung di pagi hari, mencium bunga mawar, dan berjalan di rumput tanpa menggunakan alas kaki. Hal-hal seperti itu tampaknya sepele, namun dapat membetuk sisi spiritualitas kita dan sangat baik untuk fungsi otak secara keseluruhan. Studi mengenai spiritualitas seperti doa dan “Ilahi” telah mengungkapkan manfaat kesehatan yang luar biasa seperti penurunan tekanan darah, menurunkan stres dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Jangan Terpacu untuk Selalu Sempurna 

Ketiga, hindari perfeksionisme. Tidak ada orang yang sempurna bukan? Nah, perfeksionisme justru seperti memberi jalan munculnya stres, lebih dari apapun. Perfeksionisme hanya menimbulkan kekhawatiran-kekhawatiran dan ketakutan yang tak beralasan. Bahwa Anda ingin pekerjaan Anda sesempurna mungkin. Alih-alih sempurna, pekerjaan Anda justru tak kunjung rampung hingga deadline menghadang di depan mata. So, nikmatilah pekerjaan Anda dan jangan bebani dengan ambisi pencapaian sebuah kesempurnaan.

Tulisan ini sudah tayang di Rahmaanandita






5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

2 jam lalu

5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

Banyak wanita dengan PCOS berjuang untuk menurunkan berat badan karena kondisi resistensi insulin


5 Hobi Penghilang Stres untuk Mahasiswa Sibuk

1 hari lalu

5 Hobi Penghilang Stres untuk Mahasiswa Sibuk

Beberapa hobi berikut dapat dilakukan unuk menghilangkan stres dan tidak menyita banyak waktu untuk dicoba mahasiswa di semester yang sibuk ini.


Jangan Tolak Emosi Negatif, Simak Saran Psikolog

1 hari lalu

Jangan Tolak Emosi Negatif, Simak Saran Psikolog

Emosi negatif pasti dirasakan banyak orang setiap hari dengan berbagai penyebab. Jangan selalu ditolak. Simak saran psikolog berikut.


Kedubes AS di RI Kembali Buka Lowongan Kerja, Gaji Sampai Rp 745 Juta per Tahun

4 hari lalu

Kedubes AS di RI Kembali Buka Lowongan Kerja, Gaji Sampai Rp 745 Juta per Tahun

Kedutaan Besar Amerika Serikat atau Kedubes AS kembali membuka berbagai lowongan pekerjaan.


Stres Bikin Pasangan Berpikir Negatif Satu Sama Lain Menurut Studi

5 hari lalu

Stres Bikin Pasangan Berpikir Negatif Satu Sama Lain Menurut Studi

Penelitian ini menunjukkan bahwa stres itu sendiri mungkin memengaruhi cara Anda menafsirkan tindakan pasangan Anda


8 Faktor Rentan Seseorang Mengalami Angina

5 hari lalu

8 Faktor Rentan Seseorang Mengalami Angina

Angina merupakan rasa sakit, nyeri dan ketidaknyamanan dada. Ini diakibatkan otot jantung kekurangan pasokan aliran darah dan oksigen.


5 Penyebab Hormonal yang Bikin Lemak Perut Membandel

5 hari lalu

5 Penyebab Hormonal yang Bikin Lemak Perut Membandel

Seiring bertambahnya usia, bahkan sedikit gangguan pada kadar hormon dapat menyebabkan lemak perut yang membandel menempel.


Kylie Jenner Cerita Perbedaan yang Dialami Usai Melahirkan Anak Pertama dan Kedua

5 hari lalu

Kylie Jenner Cerita Perbedaan yang Dialami Usai Melahirkan Anak Pertama dan Kedua

Kylie Jenner menceritakan perbedaan antara kelahiran dan pascapersalinan dari kehamilan pertamanya hingga yang kedua dalam The Kardashians


Mengenali Teknik Pernapasan Box Breathing dan Manfaatnya

5 hari lalu

Mengenali Teknik Pernapasan Box Breathing dan Manfaatnya

Box breating teknik pernapasan secara dalam dan lambat


5 Keterampilan Sosial yang Diperlukan jika Ingin Sukses

6 hari lalu

5 Keterampilan Sosial yang Diperlukan jika Ingin Sukses

Hal yang tak kalah penting dari kerja keras adalah keterampilan sosial, termasuk komunikasi.