Sempurnakan Liburan dengan Menjahit

Reporter

Seorang pekerja menjahit sepatu saat proses pembuatannya di pabrik sepatu Wonsan, Korea Utara, 22 Juni 2016. Setelah Kim Jong Un berkunjung ke pabrik ini pada November lalu, maka pabri mulai berfokus untuk menciptakan sepatu kualitas dunia. AP/Wong Maye-E

TEMPO.CO, Jakarta - Waktu di Malaysia, saya pernah diajarkan menjahit oleh ibu majikan. Ibu mengajari saya membuat baju kurung khas melayu. Yang memotong kainnya tentu saja ibu. Saya tahu beres  saja. Meski masih melenceng dan gak lurus, sepasang baju kurung itu jadi juga dengan kecelakaan di sana sini. Miring, tentu saja menjadi bagian tak terpisahkan. Kalau membuat garisan di buku saja tidak lurus, apa lagi menjahit :D 

Tapi, percayalah bahwa sejak kecil hal yang ingin sekali saya bisa melakukan selain menulis adalah menjahit. Persoalannya, sederhana. Ketika kecil, saya memiliki tetangga yang bisa menjahit. Setiap musim lebaran tiba, begitu ramai orang yang datang untuk menempah baju persiapan hari raya. Tak hanya dari kampung, tapi juga tetangga kampung. Saya, seumur-umur hidup di kampung ketika itu tak pernah sekali pun menjahitkan bajunya. Jadi saya membayangkan, andaikan bisa menjahit, tentunya bisa membuat baju lebaran sendiri. 

Sesederhana itu...

Kemudian, beberapa waktu lalu, saya melihat Mbak Astri Damayanti menulis status di Facebooknya kalau akan ada kelas menjahit untuk blogger di ICE BSD. Saya, langsung gembira tentu saja. Ini sesuatu hal yang berbeda di acara blogger. Menjahit . Membuat kulot. Kemudian, mendaftarlah dengan mencantumkan nama, alamat blog juga alamat email.

Selang beberapa minggu, pengumuman itu datang. Saya menjadi salah seorang blogger yang beruntung untuk mengikuti Kelas Kriya tersebut. Bertempat di ICE BSD, kelas kriya tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Oktober 2016. Senang tentunya mendapat kesempatan belajar menjahit. 

Sabtu pagi, di tanggal yang sudah ditentukan saya berangkat ke ICE BSD dari Serang. Alhamdulillah, perjalanan lancar. Beruntungnya, saya sudah beberapa kali mengunjungi tempatnya. Jadilah tak ada adegan sasar menyasar ^_^. Sampai di depan gedung, ada Mbak Waya, Mbak Tanti, Lita juga Mbak Astri. Merasa beruntung, karena nggak harus saling mencari.

Rupanya, ini salah satu bagian dari acara Pekan Raya Indonesia. Dan saya baru tahu kalau tidak mengikuti kelas menjahit ini. Duh, ke mana aja saya? Gak gaul bangettt :D. Bersama dengan teman-teman blogger, kami langsung menuju booth brother. Selain kami, ada beberapa teman blogger lainnya yang sudah sampai terlebih dahulu. Hari itu, kami bersepuluh.

Setelah menghadapi mesin satu-satu, dengan sabarnya Mbak Astri membagi-bagikan bahan, gunting, peniti, oran, kertas merah sama satu lagi alat yang namanya saya lupa :D (lupaan aja saya, maklum menuju tua) Saya langsung cengok. Meski sudah pernah memegang mesin jahit, waktu itu saya benar-benar gagap melihat mesin jahit. Maklumlah, dulu waktu di Malaysia ngadepin mesin jahit jadul ^_^ masalah lagi juga dipotong kain, saya nggak bisa -_-. Bersyukurnya, Mbak Astri yang baik hati itu mau mengajarkan saya dengan sabar.

Selesai memotong, masalah selanjutnya adalah saya tidak bisa mengoperasikan mesin jahit! Bahahahaha... Parah! Lalu, muncul lagi orang baik, yaitu Mbak Waya. Dengan sabar ia mengajari saya mencantumkan baju yang akan dijahit, juga menggunakan mesin jahitnya. Duh, ya... Puji syukur, saya selalu ditemukan dengan orang-orang yang baik. Kedodolan saya selanjutnya,  mencari-cari kain sepotong yang saya anggap hilang. Padahal, ia ada di bawah. Saya mencari dua helai kain. Padahal, nyata-nyata potongan selanjutnya adalah satu helai! #LangsungNyungsep

Eh iya, kami batal membuat kulot. Karena entah kenapa, saya juga lupa penyebabnya. Waktu itu kami praktek membuat cardigan warna hitam polos. Selesai dijahit, saya dan Mbak Riski salat zuhur. Mbak Riski juga banyak bantuin saya waktu itu :D. Dan Mbak Astri, dengan baik hatinya melanjutkan jahitan saya yang belums selesai. Loh, katanya sudah tadi? Iya, sudah dijahit oleh saya. Tapi belum diobras :D yang ngobras akhirnya Mbak Astri dan yang memberikan rupa-rupa tambahan jahitan di cardigan juga Mbak Astri. Ya Allah... Ini saya belajar menjahit, apa niat dijahitin, sih? Wehehehe.... Terima kasih banyak, Mbak Astri yang baik hati ^_^

Jadi, kalau saya perhatikan mesin jahit itu bisa macam-macam. Kalau mesin jahit yang saya kenali dulu itu hanya bisa untuk menjahit saja. Sementara yang ini, bisa untuk ngobras dan lain lagi dan lain lagi. Fungsinya banyak, saya masih belum begitu paham. Hanya melihat hasil jahitan teman-teman yang dibuat macam-macam. Terima kasih kepada Mbak Astri yang sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk ikut mencoba menggunakan mesin jahit hebatnya ^_^. Semoga ada waktu untuk mencoba lagi :)

Tulisan sudah tayang di Anazkia






Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan Sebelum Berlibur ke Jepang

1 hari lalu

Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan Sebelum Berlibur ke Jepang

Jepang sudah mempublikasi panduan untuk para wisatawan dengan memberlakukan bebas visa mulai dari 11 Oktober 2022.


Ingin Untung saat Liburan, Jadi Member Traveloka Priority Sekarang

2 hari lalu

Ingin Untung saat Liburan, Jadi Member Traveloka Priority Sekarang

Kumpulkan Priority Points dan jadilah member Traveloka Priority untuk menikmati berbagai diskon tambahan dan rewards khusus saat liburan.


Liburan Pakai Kendaraan Pribadi? Simak Tips Sebelum Road Trip

6 hari lalu

Liburan Pakai Kendaraan Pribadi? Simak Tips Sebelum Road Trip

Persiapan untuk road trip tentu berbeda dengan liburan dengan transportasi umum.


Begini Cara Aman Berlibur Naik Mobil Keluarga ke Luar Kota

6 hari lalu

Begini Cara Aman Berlibur Naik Mobil Keluarga ke Luar Kota

Pada masa liburan, ruas jalan antar kota dipenuhi mobil-mobil keluarga yang hendak bertamasya.


Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

7 hari lalu

Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

Liburan dengan ikut serta membawa anak, mungkin akan menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi para orang tua.


World Tourism Day 2022, Pencarian Kata Healing Naik 500 Persen di Google

7 hari lalu

World Tourism Day 2022, Pencarian Kata Healing Naik 500 Persen di Google

Kata healing semakin tenar di kalangan masyarakat Indonesia. Maknanya pun berubah, dari awalnya penyembuhan menjadi liburan.


5 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Mau Liburan

10 hari lalu

5 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Mau Liburan

Terkadang sesuatu yang tidak terduga terjadi dan bisa membuat liburan jadi berakhir tak menyenangkan.


Agar Tak Bertengkar, Simak Tips Sebelum Liburan Bersama Sahabat

11 hari lalu

Agar Tak Bertengkar, Simak Tips Sebelum Liburan Bersama Sahabat

Kepribadian yang berbeda, tujuan dan perencanaan yang berbeda bisa membuat pertengkaran kecil saat melakukan liburan.


Bersiap Liburan? Simak Dulu Tips Mengemas Barang Bawaan ala Profesional

12 hari lalu

Bersiap Liburan? Simak Dulu Tips Mengemas Barang Bawaan ala Profesional

Mulai dari pakaian, obat-obatan hingga kebutuhan lainnya harus dibawa dengan benar dan ringkas agar tak merepotkan saat liburan.


Liburan ke Yogyakarta? Sempatkan Mampir ke 5 Tempat Menarik Ini

14 hari lalu

Liburan ke Yogyakarta? Sempatkan Mampir ke 5 Tempat Menarik Ini

Tak hanya sekadar budaya dan alamnya yang mempesona, Yogyakarta memiliki beragam tempat menarik yang cocok untuk wisatawan.