Berlabuh di Tiga Pulau Bersejarah di Kepulauan Seribu

Reruntuhan Bangunan Karantina Haji di Pulau Onrust

TEMPO.CO, Jakarta - Di Kepulauan Seribu, Jakarta, ada tiga pulau yang direngkuh dalam satu ayunan. Pulau-pulau ini berperan penting dalam sejarah Indonesia. Salah satunya bahkan menjadi tempat keberangkatan umat muslim beribadah ke tanah suci.

Kali ini saya ditemani dua sahabat saya Satria dan Shinta. Satria mengajak saya mengikuti trip yang diadakan salah satu tour and travel. Karena saya waktu itu belum ada jadwal untuk jalan-jalan,  akhirnya saya memutuskan untuk ikut ajakan mereka berdua. Setelah Satria mengurus semua pendaftaran, kami berkumpul di stasiun KRL Tebet tepat pukul 6 pagi.

Sebetulnya saya sangat sulit untuk bangun pagi jika hari libur. Berhubung jadwalnya pagi, mau tidak mau ya harus bangun subuh. 

Dari Stasiun Tebet, kami bergerak ke Stasiun Kota. Meeting point yang ditentukan panitia berada di depan Museum Bank Mandiri di Kota Tua. Sampai sana ternyata sudah banyak yang kumpul.

Sebelum berangkat, panitia menjelaskan tata tertib peserta mengikuti acara. Kami kemudian berjalan selama 15 menit untuk mencari angkutan umum yang sudah disediakan panitia buat membawa kita ke Muara Kamal. Total peserta yang ikut trip ini 25 Orang. Ada yang mahasiswa, anak sekolah, juga keluarga.

Muara Kamal ternyata pelabuhan para nelayan dan juga pasar ikan laut. Bau amis menyengat dan buat yang belum biasa bikin mual perut. 

Sinta pun setelah turun dari angkutan umum langsung muntah. Baru kali ini saya ke tempat penjualan ikan yang baunya sangat menyengat dan banyak penjual yang membuang air bekas cucian ikan di jalan.

Kami pun berbondong-bondong menuju perahu yang sudah disediakan oleh panitia. Tepat pukul 08.30 kapal kayu ini membawa kami mengarungi lautan menuju Pulau Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Cipir. Cuaca pagi ini sangat cerah dan ombak lautan Kepulauan Seribu sangat bersahabat. Selama perjalan saya sangat menikmatin angin yang sepoy sepoy, dan suara ombak yang menghantam perahu kami. Tak terasa di depan kapal sudah ada pulau dan itu tandanya kapal ini akan sampai ke pulau pertama yang saya akan kunjungi. 

Pulau yang pertama dikunjungi ini bernama Pulau Kelor. Menurut pemandu trip, Pulau Kelor dulu dikenal dengan Pulau Kherkof. Di pulau ini terdapat Benteng Martello walaupun tinggal reruntuhan akibat abrasi dan tsunami waktu Krakatau meletus. Pulau ini sangat kecil, karena itu,  penduduk setempat mengibaratkanya pulau ini selebar daun kelor. Jadilah pulau ini di kenal dengan Pulau Kelor. Tidak dipungkiri jika pulau ini dilihat dari atas seperti daun. Di sisi pulau yang agak lebar, di situlah Benteng Martello berdiri dan di sisi lainnya yang agak sempit hanya tanah datar dan pasir putih.

Pulau kedua yang dikunjungi bernama Onrust. Setelah kapal kami bersandar pemandu pun menyediakan makanan untuk kami makan siang terlebih dulu, baru kami berjalan mengelilingi pulau. di sini pemandu kami menjelaskan bahwa pulau ini dulunya merupakan asrama haji. Dulu, orang-orang yang hendak pergi ke Mekah hanya dapat ditempuh dengan jalur laut. Pulau ini menampung calon jemaah haji selama lima hari untuk menyesuaikan kondisi laut untuk keamanan selama perjalanan. Pulau ini dijadikan pusat arkeologi dan mempunyai museum. 

Pulau ketiga yang dikunjungi bernama Cipir. Setelah kapal kami bersandar di Pulau Cipir saya sangat terkejut melihat tugu berbentuk menyerupai penis menopang sebuah  informasi. Entah apa maksudnya pembuatan tugu ini. 

Pulau ini sering disebut Pulau Khayangan kemudian berubah menjadi Pulau Cipir. Pulau ini dulunya merupakan lahan bekas rumah sakit untuk perawatan dan karantina penyakit menular bagi jemaah haji pada waktu itu. Pulau ini merupakan rumah sakit rawat inap, terbukti dengan adanya gedung tua dan reruntuhan gedung.

Nah sobat gimana #MingguNgeong kali ini sangat menarik bukan. Dalam sehari bisa mengunjungi tiga pulau sekaligus belajar sejarah.

Pesan saya, jika sobat keong berkunjung di tempat wisata jangan lupa untuk menjaga kebersihan. Jangan banyak mengharap kepada pemerintah karena kewajiban menjaga, melestarikan dan merawat Indonesia itu kewajiban kita sendiri.

Tulisan ini sudah tayang di Catatanhariankeong






Anies Baswedan Puas Pelabuhan Muara Angke Ramah Penyandang Disabilitas

1 hari lalu

Anies Baswedan Puas Pelabuhan Muara Angke Ramah Penyandang Disabilitas

Anies Baswedan menyatakan rasa puasnya dengan wajah baru Pelabuhan Muara Angke yang kini didesain ramah terhadap penyandang disabilitas.


Anies Baswedan Tolak Reklamasi, Tapi Bikin Pergub Boleh Perluasan Daratan, Apa Bedanya?

14 hari lalu

Anies Baswedan Tolak Reklamasi, Tapi Bikin Pergub Boleh Perluasan Daratan, Apa Bedanya?

Heru Hermawanto menyatakan perluasan daratan di Kepulauan Seribu beda dengan reklamasi, yang ditolak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


Anies Bikin Pergub, DKI Bisa Perluas Daratan Pulau di Karang Mati atau Pulau Pasir di Kepulauan Seribu

14 hari lalu

Anies Bikin Pergub, DKI Bisa Perluas Daratan Pulau di Karang Mati atau Pulau Pasir di Kepulauan Seribu

Regulasi soal tata ruang Jakarta mengatur tentang pemanfaatan ruang di Kepulauan Seribu. Hal ini tertuang dalam Pergub yang dibuat Anies Baswedan.


Siap-siap Liburan Akhir Pekan di Pesisir Jakarta, Ada Festival Pesona Wisata Pesisir 2022

14 hari lalu

Siap-siap Liburan Akhir Pekan di Pesisir Jakarta, Ada Festival Pesona Wisata Pesisir 2022

Dalam Festival Pesona Wisata Pesisir yang akan digelar pada Ahad, 25 September itu, ada sejumlah kegiatan seru yang bisa diikuti.


Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Hari Ini

15 hari lalu

Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Hari Ini

BMKG memprakirakan, cuaca Jakarta hari ini akan cerah awan. Namun warga tetap diimbau mewaspadai adanya perubahan cuaca.


Jakarta Maritim Fest 2022 Ajak Remaja Belajar Budidaya Terumbu Karang di Pulau Tidung

16 hari lalu

Jakarta Maritim Fest 2022 Ajak Remaja Belajar Budidaya Terumbu Karang di Pulau Tidung

Sebanyak 77 remaja belajar peserta Jakarta Maritim Fest 2022 diajarkan budidaya terumbu karang di Pulau Tidung Kepulauan Seribu.


Pelabuhan Muara Angke Jakarta Dipuji Wisatawan Kepulauan Seribu

16 hari lalu

Pelabuhan Muara Angke Jakarta Dipuji Wisatawan Kepulauan Seribu

Wisatawan Kepulauan Seribu memuji perubahan "wajah baru" dan fasilitas Pelabuhan Muara Angke di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.


BMKG Ungkap Gempa Dalam di Kepulauan Seribu, Magnitudo 3,5

19 hari lalu

BMKG Ungkap Gempa Dalam di Kepulauan Seribu, Magnitudo 3,5

Gempa bumi dalam yang terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dengan Eurasia


4 Kapal Baru Kali Adem - Kepulauan Seribu Beroperasi, DKI Jakarta: Lebih Aman dan Nyaman

27 hari lalu

4 Kapal Baru Kali Adem - Kepulauan Seribu Beroperasi, DKI Jakarta: Lebih Aman dan Nyaman

DKI Jakarta telah mengoperasikan empat kapal baru untuk melayani penumpang dari Dermaga Kali Adem menuju Kepulauan Seribu dan sebaliknya.


DKI Luncurkan 4 Kapal Baru Sekaligus, Layani Penyeberangan Jakarta-Kepulauan Seribu

28 hari lalu

DKI Luncurkan 4 Kapal Baru Sekaligus, Layani Penyeberangan Jakarta-Kepulauan Seribu

Dinas Perhubungan DKI meluncurkan empat kapal baru yang melayani penyeberangan Jakarta-Kepulauan Seribu.