Cara Cepat Hilangkan Stres

Ilustrasi pekerja perempuan stres. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak situasi yang dapat membuat stres. Situasi itu dapat menjadi beban pikiran. Sebagai contoh, beban pekerjaan yang sangat banyak membuat kita tidak memiliki kontrol atas apa yang terjadi. Stres bisa juga karena merasa tidak bisa melakukan apa yang diharapkan orang lain pada diri sendiri. Yuk intip cara menghilangkan beban pikiran agar terhindar dari stres maupun depresi.

Stres dan beban pikiran ini bisa mempengaruhi kesehatan mental. Sebagai contoh jika tidak bisa mengelola stres dengan baik maka akan ada kemungkinan bisa terkena kecemasan berlebihan atau juga terkena depresi.

Sebaliknya kesehatan mental yang tidak bagus juga bisa membuat stres. Sebagai contoh harus minum obat dokter terus menerus, atau bisa juga melakukan perawatan yang tidak kunjung usai. Ini pun bisa membuat stres atau menambah beban pikiran, lho.

Ciri-ciri stres atau banyak beban pikiran dapat dilihat secara fisik. Misalnya, ia jadi sering merasa sakit perut, mudah lelah, susah tidur, atau sakit kepala. Lebih jauh lagi, ia bisa mengalami masalah seksual, seperti malas untuk berhubungan intim dengan pasangan.

Bagaimana cara mengobati stres?

1. Mulailah belajar menerima hal hal yang tidak bisa kontrol.

Kebanyakan orang jadi stres karena mereka ingin mengontrol semuanya. Ingin mengontrol hasil. Apa yang dimaksud dengan mengontrol hasil? Kita merasa tidak terima ketika hasil tidak sesuai yang kita inginkan,kita jadi merasa sedih dan tertekan.

Ini hal yang wajar sebenarnya tapi kalau kita terlalu memikirkan kenapa kok tidak berhasil ini yang berbahaya bisa buat stres. Seringkali dalam proses menuju target, kita tidak menikmati prosesnya. Apa sebabnya? Karena kita masih ada keinginan untuk memaksakan hasil.

Kalau kita sudah merencanakan langkahnya harus bagaimana maka lakukan saja dan kemudian evaluasi dan tingkatkan tanpa perlu merasa risau bagaimana hasilnya. Dengan kita merasa risau akan hasil ini sudah memaksakan hasil yang bisa buat anda stres sendiri.

2. Belajar untuk memaafkan.

Banyak orang stres karena mereka juga sering memendam perasannya, perasaan terhadap orang lain, terhadap suatu kejadian, terhadap diri sendiri. Jika ada hal yang tidak nyaman mereka selalu menyimpan perasaan ini, justru ini bisa buat jadi stres. Jadi ijinkanlah untuk memaafkan semuanya yang telah terjadi bahkan terhadap diri sendiri.

3. Lakukan sesuatu yang menyenangkan setiap harinya.

Lakukan apapun untuk membuat diri senang seperti misalnya nonton bioskop, atau berkunjung ke teman atau ke alam atau mandi air hangat atau apapun itu. Ini membuat mood tetap bisa terjaga dengan baik.

4. Lakukan relaksasi pikiran.

Untuk melakukan relaksasi pikiran bisa melakukan hipnoterapi. Hipnoterapi adalah terapi dengan menggunakan relaksasi pikiran. Tidak itu saja, hipnoterapi mampu menghilangkan rasa takut, cemas berlebihan, insomnia, tidak percaya diri, depresi dan banyak hal lain sepanjang itu berhubungan dengan pikiran.

 

Tulisan ini sudah tayang di Diarylounge






Tantangan dan Pentingnya Memaafkan Sesama

41 menit lalu

Tantangan dan Pentingnya Memaafkan Sesama

Tak mudah untuk memaafkan orang yang telah berbuat salah dan menyakiti kita. Tapi ada rasa lega sendiri bila bisa memberi maaf.


Pentingnya Deteksi Dini Gejala Depresi untuk Cegah Bunuh Diri

1 jam lalu

Pentingnya Deteksi Dini Gejala Depresi untuk Cegah Bunuh Diri

Psikiater menekankan pentingnya deteksi dini gejala awal depresi untuk mencegah bunuh diri. Jika tak cepat ditangani dengan baik bisa semakin berat.


5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

2 jam lalu

5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

Banyak wanita dengan PCOS berjuang untuk menurunkan berat badan karena kondisi resistensi insulin


Mengenali Masalah Kesehatan Mental yang Disebut dalam Film Smile

7 jam lalu

Mengenali Masalah Kesehatan Mental yang Disebut dalam Film Smile

Film Smile membicarakan beberapa masalah kesehatan mental. Apa saja?


Elizabeth Olsen Sempat Mengalami Serangan Panik saat Berusia 21 Tahun

8 jam lalu

Elizabeth Olsen Sempat Mengalami Serangan Panik saat Berusia 21 Tahun

Elizabeth Olsen ingin bisa mengontrol kecemasannya tanpa obat-obatan


Perlunya Pendampingan bagi Penyintas Insiden yang Trauma

11 jam lalu

Perlunya Pendampingan bagi Penyintas Insiden yang Trauma

Psikolog mengatakan penyintas insiden yang mengalami trauma dan kondisi kesehatan mentalnya mengkhawatirkan sebaiknya diberi pendampingan.


5 Makanan yang Mengandung Resveratrol, Antioksidan untuk Umur Panjang

13 jam lalu

5 Makanan yang Mengandung Resveratrol, Antioksidan untuk Umur Panjang

Makanan ini tidak hanya akan memberikan resveratrol, tetapi juga mengandung fitonutrien lain yang dapat meningkatkan kesehatan


5 Hobi Penghilang Stres untuk Mahasiswa Sibuk

1 hari lalu

5 Hobi Penghilang Stres untuk Mahasiswa Sibuk

Beberapa hobi berikut dapat dilakukan unuk menghilangkan stres dan tidak menyita banyak waktu untuk dicoba mahasiswa di semester yang sibuk ini.


Jangan Tolak Emosi Negatif, Simak Saran Psikolog

1 hari lalu

Jangan Tolak Emosi Negatif, Simak Saran Psikolog

Emosi negatif pasti dirasakan banyak orang setiap hari dengan berbagai penyebab. Jangan selalu ditolak. Simak saran psikolog berikut.


Dampak Pelecehan Seksual, Anak Depresi dan Mau Bunuh Diri

2 hari lalu

Dampak Pelecehan Seksual, Anak Depresi dan Mau Bunuh Diri

Psikolog menyebut anak di bawah umur yang mengalami pelecehan seksual bisa mengalami depresi berat dan menyebabkan ingin bunuh diri.