Resep Terong Bakar Sambal Kencur Ala Anazkia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warung Sambal

    Warung Sambal

    TEMPO.CO, Jakarta -Kembali, resep iseng-iseng hadir ... Urusan sambal, saya memang suka iseng. Kadang nyambal gak pakai terasi, tapi saya bubuhi teri nasi yang sudah digoreng. Atau terkadang saya memasukan tempe sekaligus dalam bahan sambal ketika digoreng. Eh, ini jadi melantur. Kan mau nulis resep sambal terong bakar. Baiklah, mari saya rinci satu persatu.

     
    Bahan sambal
     
    Bawang merah secukupnya
    Bawang putih secukupnya
    Cabai sesukanya
    Cabai rawit juga sesukanya
    Terasi
    Tomat
    Kencur
     
    Bahan tambahan, air dan jeruk sambal

    Semua bahan di atas ditumis sampai matang. Setelah matang, baru diangkat kemudian diletakkan di atas cobek (ya iyalah, masak ditaruh di atas piring :D). Tambahkan garam, gula juga penyedap rasa kalau suka. Kalau gak suka penyedap rasa juga gak usah ditambah. Kemudian diulek sampai halus secukupnya. Gak usah halus-halus amatlah :D setelah itu, bubuhkan jeruk sambal. Ini biar wangi aja. Tambahkan sedikit air biar sambal agak pekat.
     
    Oh iya, lupa mengabarkan terongnya. Terongnya harap dibakar dulu. Biar enak, terong bisa dibakar di atas tungku api. Tapi dikarenakan gak punya tungku api, saya bakar terongnya di atas kuali yang sedang ngetrend itu. Nggak usah nyebut mereklah, yaaaa :D. Aduk terong dengan sambal. Baru setelah itu siap untuk dihidangkan.
     
    Selamat mencoba resep iseng-iseng terong bakar kencur dari saya. Semoga berkenan, kalau gak enak boleh hubungi saya, nanti saya bisa tolong buatkan sambalnya. Kalau yang di luar negeri, ongkos tiket ditanggung yang ngundang, ya? Ahahahaha #Dikepret :D

    Besoknya saya nyoba bikin sambal serupa, dengan bahan yang sama tapi kuahnya saya ganti dengan santan. Tapi rupannya gak begitu enak. Gak tahu juga, apakah karena saya masaknya lagi gak mood atau apa, tapi rasanya kemana-mana. Saya makannya pun nggak nafsu hehehe.

     
    Jadi, ada kalanya ketika saya memasak itu pake sesi keberuntungan. Kalau beruntung lagi enak, masakan yang dimasak juga enak. Kalau enggak, yah rasanya entah apa jadinya. Dulu, Ibu majikan saya juga suka komplain gini, "Awak ini, masak sama, bahan sama, tapi rasa tak pernah sama." itu artinya masakan saya yang dimasak saat itu gak enak. Alias hambar rasanya, buehehehe...
     
    Kadang, kepikiran untuk membuat sambal yang bisa tahan lama, terus dijual. Yah, itu, sih lebih kepada angan-angan aja. Ini karena sering dicengin sama teman-teman, "Kanaz, kamu buka warung aja dengan menu sambal."

    "Iya, nanti yang beli kalian-kalian melulu," yang otomatis kalimat saya ditertawakan serentak :D. Tapi, siapa tahu ketika saya mau, saya bisa membuat sambal terong bakar  yang bisa diawetkan, terus bisa dikirim kemana-mana, tanpa menghilangkan rasa aslinya. Aamiin, Allahumma aamiin ^_^

     
    Tulisan ini sudah tayang di Anazkia
     
     
     

    ADVERTISEMENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji