Lika-liku Mendapatkan Visa ke India

Para turis asing yang ingin melihat lebih dekat keindahan situs bersejarah Taj Mahal, Agra Uttar Pradesh , India (19/3). Taj Mahal dibangun oleh raja Mughal, Shah Jahan untuk istrinya ke 14 Mumtaz Mahal yang meninggal karena melahirkan, Taj Mahal merupakan salah satu banguna yang paling simetris secara arsitekturnya. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO.CO, Jakarta - India adalah salah satu negara yang ingin saya kunjungi. Kenapa India? Negara ini memiliki keeksotisan budaya, sejarah serta warna-warninya yang begitu mempesona. Saya sangat ingin berkunjung ke Khasmir dan Ladakh yang terletak di India bagian utara. Kedua tempat ini terkenal dengan pemandangan pegunungan Himalaya yang sangat indah. Namun keinginan saya untuk berkunjung ke sana sepertinya harus dipending terlebih dahulu. Karena saya akan traveling ke kota lain di India yaitu Jaipur dan Agra. Setelah memesan tiket saya harus membuat visa agar bisa masuk ke negeri Bollywood itu. Ada 3 jenis visa India yaitu :

1. Regular Visa
Ini adalah visa yang dibuat di Kedutaan India yang ada di Indonesia. Dulunya harga Regular Visa cuma Rp 530 ribu. Namun sekarang, sobat traveller harus menguras kocek lebih dalam karena harganya naik menjadi Rp 1.320.000. Gilaaaaa, naiknya lebih dari 2x lipat brooo!! Saya dan teman-teman pun memutuskan untuk membuat E-Visa yang harganya lebih murah.

2. E-Visa
E-Visa dibuat secara online. Cukup mudah dan simpel untuk mengurus visa jenis ini. Dokumen yang dibutuhkan cuma pas photo dan scan passpor. Simpel kan? Harganyapun jauh lebih murah dibandingkan dengan Regular Visa yaitu 50USD + 2,5 persen untuk charge dari kartu kredit.

3. VOA ( Visa On Arrival)
Saya tidak menemukan loket VOA ketika tiba di bandara Jaipur. Namun saya tidak tau bagaimana dengan bandara di kota-kota lain yang ada di India. Jadi untuk sobat traveler yang tiba di India melalui Bandara Jaipur, saya sarankan untuk mengurus e-visa terlebih dahulu di Indonesia.

Dan berikut langkah-langkah untuk pembuatan E-Visa India :
1. Masuk ke website pembuatan E-Visa India, yaitu https://indianvisaonline.gov.in/evisa/tvoa.html 

2. Langkah pertama, sobat traveler harus mengisi selengkap-lengkapnya data yang ada dibawah. Ingat, sobat traveller perlu mencatat Temporary Application ID untuk bisa masuk lagi ke Applikasi yang telah dibuat.

3. Langkah kedua, sobat traveler akan menuliskan data-data berupa alamat, orang tua serta pekerjaan kita saat ini.

4. Di langkah ketiga sudah tertuliskan berapa lama durasi visa yang sobat traveler dapatkan. Saya mendapat durasi 60 Hari dan Double Entries Visa yang artinya saya bisa masuk ke India dua kali dalam jangka waktu 60 Hari. Disini, kalian harus menuliskan informasi mengenai Negara-Negara mana saja yang pernah kalian kunjungi dalam waktu 10 tahun terakhir, pernah berkunjung ke India sebelumnya atau tidak serta data-data kontak kita di India dan di Indonesia. Jika kalian tidak ada kerabat atau saudara di India, kalian bisa memasukkan kontak hotel.

5. Di langkah keempat, sobat traveler meng-upload pas foto ber-background putih dengan format JPEG yang mempunyai ukuran minimal 10kb dan maksimal 100kb dengan ukuran pixel 350 x 350.

6. Pada langkah kelima, sobat traveller meng-upload halaman depan passpor yang berisikan data pemegang passpor. Scan passpor yang di upload harus berformat PDF dengan maksimal size 300kb.

7. Setelah selesei upload foto dan passpor, di langkah keenam akan muncul hasil rekap data yang telah kita tuliskan sebelumnya. Di sini kita bisa melakukan check ulang apakah data-data yang dimasukkan benar atau tidak.

8. Jika kalian yakin data-data yang diisi sudah benar, kalian bisa melanjutkan ke langkah terkahir yaitu Pembayaran Visa. Pembayaran E-Visa India dilakukan dengan menggunakan Credit Card dengan memilih SBI E-Pay untuk pembayaran.

9. Setelah berhasil melakukan pembayaran, sobat traveler akan mendapat konfirmasi yang menyatakan pembayaran telah sukses dan visa akan diproses dalam waktu 72 jam atau 3 hari. Sobat traveler juga akan mendapat Application ID baru yang bisa dipakai untuk melihat status visa. Jika visa kalian ditolak, maka uang pembayaran e-visa akan hangus.

Dan demikian langkah-langkah pembuatan E-Visa India. Gimana? Mudah kan? Anyway E-Visa saya dan ketujuh teman saya keluar satu hari setelah pembuatan. Sangat berbeda dengan salah satu teman saya yang bernama Putra. Visa dia paling lama keluar. Saya tidak tau kenapa bisa berbeda dengan yang lain. Mungkin karena nama dia "Muhammad"? Atau karena dia memiliki brewok?  Atau dia dicurigai sebagai "ISIS"? Hanya pihak merekalah yang tau. Dan tepat di hari ketiga, email dari Indian Governmentpun masuk dan status visa Putra "Granted". Alhamdulillah kami bersembilan bisa berangkat ke India tanpa ada yang tertinggal.

Happy Backpacking!! -Arie Budi-

Tulisan ini sudah tayang di Backpackertambun






Bus Masuk Jurang di India, Sedikitnya 25 Orang Tewas

4 jam lalu

Bus Masuk Jurang di India, Sedikitnya 25 Orang Tewas

25 orang tewas setelah sebuah bus dengan lebih dari 40 penumpang jatuh ke jurang sedalam 500 meter di Uttarakhand, India.


Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

9 jam lalu

Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

Seorang pria yang diduga penculik sebuah keluarga dari California, AS, ditahan etelah mencoba untuk bunuh diri.


Bencana Longsor Salju di Himalaya, 4 Tewas dan Puluhan Pendaki Hilang

11 jam lalu

Bencana Longsor Salju di Himalaya, 4 Tewas dan Puluhan Pendaki Hilang

Korban merupakan bagian dari sekelompok peserta pelatihan pendakian gunung yang terkena longsoran salju di Himalaya.


Bencana Longsor di Himalaya, 10 Pendaki Tewas

16 jam lalu

Bencana Longsor di Himalaya, 10 Pendaki Tewas

Sepuluh pendaki tewas tertimbun longsoran salju di Pegunungan Himalaya, India, dan belasan lainnya masih dicari.


4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

23 jam lalu

4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

Sedikitnya empat tewas dan beberapa lainnya masih hilang di Himalaya, yang masuk wilayah India, setelah sekelompok 41 pendaki terkena longsoran salju


Citroen Hadir Kembali Via Indomobil, Ini Sejarahnya di Indonesia

1 hari lalu

Citroen Hadir Kembali Via Indomobil, Ini Sejarahnya di Indonesia

Merek Prancis Citroen memboyong tiga model mobil baru di Indonesia, yakni Citroen C5 Aircross, New C3, dan mobil listrik e-C4.


Seperti Malaysia, Portugal juga Luncurkan Visa untuk Digital Nomad

1 hari lalu

Seperti Malaysia, Portugal juga Luncurkan Visa untuk Digital Nomad

Langkah Portugal ini mengikuti sejumlah negara lain yang telah lebih dulu menangkap peluang digital nomad dalam dunia pariwisata.


Ada Ancaman Bom di Pesawat Iran, India Kerahkan Jet Tempur

2 hari lalu

Ada Ancaman Bom di Pesawat Iran, India Kerahkan Jet Tempur

Jet-jet tempur India dikerahkan pada Senin 3 Oktober 2022 setelah adanya laporan bom di atas sebuah pesawat maskapai Iran yang tengah melintasi negara


Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

2 hari lalu

Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

Wisatawan dari 68 negara yang ingin memasuki Jepang untuk kunjungan jangka pendek tidak perlu lagi mengajukan visa.


Ada 1,3 juta Tenaga Kerja Asing, Malaysia: Sudah Cukup

3 hari lalu

Ada 1,3 juta Tenaga Kerja Asing, Malaysia: Sudah Cukup

Kementerian Sumber Manusia (KSM) Malaysia menyebut ada 1,3 juta tenaga kerja asing saat ini ada di Malaysia