Sabtu, 17 November 2018

Lima Film Indonesia yang Mendongkrak Pariwisata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster film Filosofi Kopi 2. Foto: dokumentasi Visinema Pictures

    Poster film Filosofi Kopi 2. Foto: dokumentasi Visinema Pictures

    TEMPO.CO, Jakarta - Film  terbukti berdampak besar dalam mendongkrak pariwisata. Adegan yang muncul dalam film bisa membawa penonton ingin merasakan tempat itu di dunia nyata.

    Ada satu penelitian menarik dalam jurnal Tourismos keluaran University of the Aegean, Yunani. Judulnya adalah Movies as a Tool of Modern Tourist Marketing (2011). Dalam abstrak, para penulisnya menulis bahwa “… film-film mengandung sebuah alat pemasaran penting yang dapat berperan secara efektif dalam strategi promosi destinasi-destinasi pariwisata” (Vagionis dan Loumioti, 2011).

    Di Indonesia, itu sudah terbukti. Ada sederetan film yang berdampak besar buat perkembangan pariwisata sebuah daerah. Inilah 5 di antaranya:

    1. GIE

    Cerita dalam film Gie sebagian besar diambil dari buku catatan harian Gie yang terbit dengan judul Catatan Seorang Demonstran. Dengan indah, Mira Lesmana dan Riri Riza mengadaptasikan buku itu ke dalam sebuah film yang elok dan menginspirasi. Sosok Gie yang sebelumnya hanya ada dalam kepala para aktivis pun jadi semakin dikenal.

    Gie ternyata gak hanya seorang aktivis, namun juga pencinta alam. Maka gak heran kalau dalam film itu ada adegan ketika Gie naik gunung favoritnya, Pangrango, bersama kawan-kawannya. Setelah film itu keluar, Pangrango jadi semakin populer, begitu juga aktivitas pendakian gunung.

    2. LASKAR PELANGI (2008)

    Film ini diangkat dari novel laris karya Andrea Hirata. Dalam Laskar Pelangi, tokoh utama yang bernama Ikal bernostalgia tentang kehidupannya semasa kecil di ujung Pulau Belitung. Laskar Pelangi adalah sebuah humor satiris tentang perjuangan beberapa orang anak kecil untuk sekolah dan mengubah nasib keluarga.

    Sebagaimana bukunya, film Laskar Pelangi juga laris. Sampai sekarang ini adalah salah satu film box office Indonesia yang ditonton oleh sekitar 4,7 juta penonton. Diluncurkannya film ini menjadi salah satu tonggak buat perkembangan pariwisata Belitung. Alhasil, Belitung yang sebelumnya kurang dilirik sekarang menjadi salah satu destinasi wisata populer di Indonesia.

    3. 5 cm (2012)

    Sama seperti Laskar Pelangi, film 5 cm juga berasal dari sebuah novel laris. Dalam novel itu Donny Dhirgantoro menceritakan soal sekelompok sahabat yang mendaki Gunung Semeru di Jawa Timur. Selain membumbuinya dengan kisah cinta, Donny juga menyentil rasa nasionalisme para pembacanya.

    Akhirnya, tujuh tahun setelah novel itu diluncurkan, 5 cm diadaptasi ke layar lebar. Film itu laris manis dan dianggap bertanggung jawab atas melonjaknya jumlah pendaki.

    4. ADA APA DENGAN CINTA? 2 (2016)

    Entah sudah berapa purnama berlalu sebelum akhirnya Rangga pulang kampung ke Indonesia dan bertemu lagi dengan Cinta—dan geng. Berbeda dari AADC yang pertama yang lokasinya di Jakarta, AADC 2 mengambil latar di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

    Rangga dan Cinta jalan-jalan ke banyak atraksi wisata di sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah, dari mulai Klinik Kopi sampai Gereja Ayam. Bisa ditebak bahwa segera setelah film itu dirilis banyak yang menawarkan paket wisata AADC 2. Beberapa atraksi wisata yang ditampilkan dalam film itu pun jadi makin ramai dikunjungi.

    5. FILOSOFI KOPI 2 (2017)

    Ternyata terlalu mendalami karakter dalam sebuah film bisa berpengaruh yang gak sedikit buat seorang pemain film. Setelah Filosofi Kopi  tayang di layar lebar, Chicco Jerikho dan Rio Dewanto, dua pemeran utama dalam film itu, benar-benar buka usaha kopi. Mereka buka kafe di pelosok Ngaglik, Sleman setelah sebelumnya di Jakarta.

    Sekarang Filosofi Kopi jadi salah satu kedai kopi yang paling dicari oleh wisatawan yang datang ke Jogja. Permukiman sepi di Ngaglik, Sleman, tempat Filosofi Kopi berada pun sekarang menjadi ramai oleh para penikmati kopi dan wisatawan.

    Tulisan ini sudah tayang di TelusuRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.