Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Berlibur Asik Saat Musim Panas di Hong Kong

image-gnews
Peserta Fancy Dress Race berfoto sebelum berkompetisi dalam Karnaval Perahu Naga di Victoria Harbour, Hong Kong, 4 Juni 2017. REUTERS/Hong Kong Tourism Board
Peserta Fancy Dress Race berfoto sebelum berkompetisi dalam Karnaval Perahu Naga di Victoria Harbour, Hong Kong, 4 Juni 2017. REUTERS/Hong Kong Tourism Board
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -

Hong Kong di musim panas adalah hari-hari yang penuh keringat. Saya menyeka keringat yang mengucur di dahi, dan membiarkan buliran-buliran lain mengalir hingga membuat kaus saya menjadi basah. Temperatur bisa mencapai lebih dari empat puluh derajat Celsius, dan membuat orang yang besar di kawasan pegunungan seperti saya, harus menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut.

Tapi panas, bukan berarti akhir dari segalanya, karena di Hong Kong, musim panas justru adalah saat untuk memulai semuanya. Bagi saya, musim panas adalah musim yang sangat tepat untuk mengunjungi Hong Kong, karena ini musim langit berwarna biru cerah sepanjang hari tanpa hujan. Awan-awan putih beriringan di langit, burung-burung berkicau di kandang, dan matahari yang bersinar lebih lama daripada musim yang lain.

Setahun sebelumnya, 2012, saya mengunjungi Hong Kong di awal tahun pada musim dingin, dan hanya mendapatkan langit kelabu dengan suhu yang membuat badan menggigil. Belum lagi hujan yang mengguyur Disneyland Hong Kong kala itu, membuat saya yang datang salah kostum dengan kaus oblong dan celana pendek terpaksa cemberut karena rugi bandar.

Pengalaman yang membuat kunjungan musim panas di Hong Kong selanjutnya menjadi sangat spesial.

Tak usah kamu hiraukan panas yang menyengat, tetaplah asik, karena itu masih lebih baik daripada hujan yang mengurung kamu seharian di hotel. Toh kamu masih dapat berjalan-jalan dengan baju yang simpel tanpa perlu membawa jaket tebal seperti di musim dingin. Paling kamu hanya perlu menyiapkan sunblock, kacamata hitam, ataupun topi dan payung untuk melindungimu dari panas matahari; air mineral untuk membuatmu tetap terhidrasi sepanjang perjalanan.

Juga persiapkanlah fisik dan stamina yang prima karena banyak sekali aktivitas yang dapat kamu lakukan untuk menjelajahi Hong Kong ketika musim panas.

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan Ketika Musim Panas di Hong Kong

Memangnya, apa sajakah aktivitas pilihan yang dapat dilakukan di Hong Kong ketika musim panas? Berikut saya pilihkan beberapa aktivitas yang pernah saya lakukan di Hong Kong.

Bersenang-senang di Taman Air Ocean Park

Saya sempat terkecoh dengan nama Ocean Park yang berarti taman laut. Saya mengasumsikannya sebagai sebuah taman besar yang bisa bermain air sepuasnya. Namun ternyata dugaan saya salah karena Ocean Park bukanlah sekadar taman bermain air biasa.

Saat ini, Ocean Park dikenal sebagai gabungan antara tempat konservasi mamalia laut, oceanorium, kebun binatang, juga taman hiburan rakyat. Saking terkenalnya Ocean Park, tercatat 7,6 juta orang mengunjungi taman ini pada 2014 dan menempatkannya di urutan ke-13 dunia sebagai taman tematik yang paling banyak dikunjungi orang. Tentunya lebih banyak daripada pengunjung Rabbit Town Bandung dan Puri Maerokoco Semarang.

Untuk yang belum tahu, Ocean Park adalah salah satu theme park tertua di Hong Kong, yang dibangun jauh sebelum Disneyland dibuka untuk umum. Tepatnya pada 1977 oleh Gubernur Hong Kong pada saat itu, Sir Murray MacLehose. Ocean Park kemudian berkembang pesat sejak direnovasi pada tahun 2005 dengan biaya mencapai HK$5,5 miliar, jauh lebih kecil daripada anggaran pembangunan Meikarta yang sampai saat ini belum juga dibangun.

Pada musim panas kali ini, Ocean Park juga mempersembahkan sajian kuliner spesial dari Chef Michelin Chan Kwok-keung di Neptune’s Restaurant. Ini melengkapi lebih dari 100 makanan dan minuman lain bertemakan Karibia sebagai bagian dari acara ‘Summer Carnimal’ yang berlangsung di sana.

Menyaksikan Pertunjukan Kembang Api di Disneyland

Salah satu alasan yang membuat saya kembali ke Disneyland Hong Kong pada 2017 silam adalah ingin menyaksikan pertunjukan kembang api spektakuler yang berlangsung setiap malam. Dimulai dari karnaval karakter Disney pada sore hari di sekitar istana, pertunjukan berlanjut dengan pelepasan kembang api ketika siang sudah berganti malam.

Salah satu tips supaya kamu bisa mendapatkan spot strategis untuk menonton kembang api ini adalah datang lebih awal, yaitu sekitar pukul enam sore, atau mengantre pada lokasi khusus dengan spot terbatas yang terletak tepat di depan istana. Kembang api biasanya akan diterbangkan sekitar pukul tujuh malam atau ketika hari sudah mulai gelap.

Walaupun saat ini istana di Disneyland Hong Kong sedang dalam proses renovasi yang menyebabkan pertunjukan kembang api tidak ditampilkan hingga tahun depan, namun masih banyak atraksi yang dapat kamu nikmati di sana.

Bagi first timer, mungkin Disneyland adalah alasan utama mengapa kamu mengunjungi Hong Kong. Bukanlah hal yang salah, terlebih apabila kamu adalah penggemar karya Walt Disney dan bermimpi untuk bermain bersama tokoh-tokoh Disney seperti Donald Duck, Mickey Mouse, Simba, Lilo & Stitch, juga Buzz Lightyear. 

Disneyland terdekat dari Indonesia yang dibuka untuk umum mulai tahun 2005 ini, sekarang memiliki tujuh area utama yaitu: Adventureland, Grizzly Gulch, Mystic Point, Toy Story Land, Fantasyland, Tomorrowland dan Main Street U.S.A –dengan rencana penambahan dua area lain, yaitu Frozen Land dan Marvel Land. Menarik rasanya menantikan kehadiran Elsa yang akan berduet dengan Spider-Man, suatu hari nanti.

Pada musim panas kali ini, Disneyland Hong Kong akan menghadirkan Water Play Summer Party yang merupakan water play pertama yang dipersembahkan oleh Pixar –perusahaan film yang dibeli Disney pada 2006 dengan ‘mas kawin’ saham senilai US$7.4 Miliar. Dikabarkan juga beberapa bintang Disney-Pixar akan ikut serta dalam perayaan tersebut seperti Mr. & Mrs. Incredible juga Woody dan Buzz Lightyear.

Berbelanja Barang Diskon di Citygate Outlets

Pada kunjungan terakhir ke Disneyland Hong Kong, saya menyempatkan waktu sejenak untuk cuci mata di Citygate Outlets yang terletak tak jauh dari Disneyland –sama-sama berada di Lantau Island, walaupun sedikit berbeda arah stasiun. Bagi yang belum tahu, Citygate Outlets ini adalah gudangnya barang-barang diskon yang tersebar pada factory outlets di dalamnya, lebih murah daripada pesta diskon marketplace Indonesia yang terkadang bohong-bohongan itu.

Ketika pertama kali dibuka untuk bisnis pada tahun 2000, pusat belanja ini hanya dikenal dengan nama Citygate, baru setelah ada penyesuaian pasar pada Agustus 2006, namanya diubah menjadi Citygate Outlets dan menjadi sebuah komplek komersial dengan tambahan gedung perkantoran dan hotel Novotel Citygate di sana.

Brand terkenal yang terdapat di Citygate Outlets ini bervariasi, mulai dari Adidas, Coach, The North Face, Timberland, Kate Spade, hingga Furla dan Salvatore Ferragamo. Saya sendiri, paling suka datang ke Timberland Outlet guna melihat harga barang-barang favorit yang mahal banget dan kemudian didiskon menjadi mahal aja.

Ya, jika kamu sudah tak kuat dengan suhu musim panas, maka masuk mall dan berbelanja adalah salah satu solusinya.

Membeli Aneka Kebutuhan di Ladies Market

Apabila pusat perbelanjaan modern terasa membosankan, maka kamu dapat melangkahkan kaki ke pasar ‘kaget’ tradisional  di jalanan Hong Kong yang mungkin hanya muncul di malam hari seperti misalnya Stanley Market, Temple Street Market, Fa Yuen Street Market, atau Ladies Market. Barang yang dijual di sini juga bervariasi, mulai dari suvenir, kosmetik, sampai elektronik.

Salah satu yang harus diperhatikan di sini adalah kita harus pintar-pintar menawar harga barang yang kita beli. Suatu hari, saya pernah menawar harga terlalu rendah di Ladies Market, lalu si penjual langsung memasang tampang memelas –seakan menjadi orang paling menyedihkan di dunia, kemudian sampai menangis dan mengiba supaya saya menaikkan harga dan membeli barang dagangannya.

Pada awalnya, saya hanya mengetahui Ladies Market sebagai tempat membeli suvenir khas Hong Kong dan beberapa barang keperluan sehari-hari dengan para penjualnya yang pintar berakting, namun ternyata istri menemukan hal lain di kawasan Ladies Market ini. Ya apalagi, kalau bukan toko-toko kosmetik dan skin care yang berjajar di pinggiran jalan dan membuatnya serasa berada di Myeongdong, Korea Selatan.

Selengkapnya baca di Backpackstory

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Waduh, Penumpang Ini Bawa 104 Ular Hidup di Saku Celana Lewat Pelabuhan

1 hari lalu

Seorang penumpang bawa 104 ular di celana (China customs)
Waduh, Penumpang Ini Bawa 104 Ular Hidup di Saku Celana Lewat Pelabuhan

Pria tersebut memasukkan ular ke dalam saku ketika dia mencoba melewati pos pemeriksaan tanpa terdeteksi.


Gardens by The Bay Singapura Ini Dinobatkan sebagai Taman Terpopuler di Instagram

2 hari lalu

Gardens by the Bay.
Gardens by The Bay Singapura Ini Dinobatkan sebagai Taman Terpopuler di Instagram

Gardens By The Bay di Singapura bukan yang paling indah, tapi menjadi taman bunga yang paling banyak difoto di Instagram.


Lembaga Antirasuah Seperti KPK di Beberapa Negara, Kerja Keras Berantas Korupsi

4 hari lalu

Ilustrasi KPK. TEMPO/Imam Sukamto
Lembaga Antirasuah Seperti KPK di Beberapa Negara, Kerja Keras Berantas Korupsi

Selain Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Indonesia, negara-negara lain juga memiliki lembaga penanganan korupsi.


Pemprov Sumsel dan Kilang Pertamina Plaju Bangun Taman Rawa Pertama di Indonesia

10 hari lalu

Taman Keanekaragaman Hayati di Area Rawa Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) yang bakal jadi lokasi konservasi flora dan rekreasi di Palembang (Dok. Pertamina Kilang Plaju)
Pemprov Sumsel dan Kilang Pertamina Plaju Bangun Taman Rawa Pertama di Indonesia

Taman Kehati diharapkan bisa menjadi wahana pelestarian sumberdaya alam hayati, konservasi hayati, tempat kegiatan penelitian serta rekreasi.


Despicable Me 4 Diprediksi Jadi Kompetitor Terbesar Inside Out 2 di Musim Panas 2024

10 hari lalu

Despicable Me 4. Dok. YouTube Illumination
Despicable Me 4 Diprediksi Jadi Kompetitor Terbesar Inside Out 2 di Musim Panas 2024

Despicable Me 4 diprediksikan menjadi kompetitor terbesar dari Inside Out 2 yang telah memecahkan rekor dan menjadi film terlaris tahun 2024.


6 Landmark Ikonik di Hong Kong, dari Disneyland hingga Pasar Malam

12 hari lalu

Victoria Harbour, Hong Kong. Unsplash.com/Ariam Dato-on
6 Landmark Ikonik di Hong Kong, dari Disneyland hingga Pasar Malam

Dari Victoria Peak, Temple Street, atau Big Buddha, setiap landmark ini menggamarkan keunikan Hong Kong.


3 Macam Cedera Akibat Kembang Api atau Petasan

12 hari lalu

Ilustrasi main kembang api. Unsplash.com/Priscilla du Preez
3 Macam Cedera Akibat Kembang Api atau Petasan

Selalu pahami bahaya yang bisa diakibatkan kembang api atau petasan. Berikut tiga jenis cedera yang paling banyak terjadi.


Uni Emirat Arab Imbau Khatib Batasi Waktu Khutbah Jumat Selama Musim Panas

15 hari lalu

Ilustrasi khotbah salat Jumat. TEMPO/Imam Sukamto
Uni Emirat Arab Imbau Khatib Batasi Waktu Khutbah Jumat Selama Musim Panas

Pemerintah UEA memberi arahan agar membatasi khutbah Jumat supaya tidak melebihi 10 menit karena suhu musim panas yang terik.


6 Fakta Wabah Bakteri Pemakan Daging di Jepang

16 hari lalu

Ilustrasi bakteri. reddit.com
6 Fakta Wabah Bakteri Pemakan Daging di Jepang

Belum ada vaksin khusus untuk menangani wabah bakteri pemakan daging di Jepang


10 Kota Termahal di Dunia untuk Ekspatriat, Singapura Termasuk

19 hari lalu

Hongkong termasuk ke dalam kota termahal di dunia untuk expatriat. Foto: Canva
10 Kota Termahal di Dunia untuk Ekspatriat, Singapura Termasuk

Baru-baru ini Mercer merilis laporan biaya hidup dan menempatkan 10 kota termahal di dunia bagi ekspatriat. Ada Hong Kong hingga Singapura.