Cara Anak Menyikapi Perselingkuhan Orang Tua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • perselingkuhan. Ilustrasi

    perselingkuhan. Ilustrasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Perselingkuhan orang tua juga membawa luka bagi anak. Ketakutan akan keluarga yang retak hingga terjadi perceraian, menjadi hal yang mengerikan bagi anak.

    Tentu hal ini susah diterima jika anak yang menjadi korban perceraian ini masih di bawah umur. Tapi jika perceraian ini terjadi saat anak sudah beranjak dewasa, anak akan belajar menerima keadaan.

    Ada beberapa hal dan keputusan yang harus diambil si anak karena bagaimanapun masalah harus diselesaikan dengan baik dan bijaksana. Artikel ini akan memberikan beberapa saran yang harus dilakukan anak saat mengetahui orang tuanya menjalin hubungan terlarang.

    Cari Orang Kepercayaan untuk Berbagi Cerita

    Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah cari orang yang dapat kamu percaya dan bisa mendengarkan curahan hatimu. Carilah orang yang dapat mendengarkan, memberikan saran atau solusi yang baik dan orang yang pandai bercerita. Dengan begitu setidaknya beban dan perasaan yang kamu rasakan akan sedikit membaik.

    Jangan Langsung Membuat Kesimpulan

    Jika anak mengetahui orang tuanya selingkuh, seketika pikiran kamu akan dipenuhi berbagai macam kesimpulan. Hal tersebut wajar karena perasaan yang sedang kita rasakan pasti campur aduk mulai dari kecewa, sakit hati, tidak menyangka, sedih dan marah. Biasanya anak yang menanggung beban seperti itu akan langsung membuat kesimpulan, padahal seharusnya lebih baik mencari tahu dahulu cerita dan fakta sebenarnya.

    Sebagai anak kamu hanya dapat mengawasi dan mengawal permasalahan orang tua tersebut. Sebab, merekalah yang harus menyelesaikan sendiri apa yang telah mereka buat.

    Ajak Bicara Orang Tua

    Agar anak dapat mengerti dan memahami apa yang sedang terjadi, ajaklah orang tua bicara baik-baik. Jangan langsung menanyakan inti dari permasalahan mengapa perselingkuhan ini terjadi.

    Jika orang tua mau diajak berbicara dan mendengarkan, ini merupakan kesempatan emas untuk mencari solusi yang tepat.

    Pertahankan Hubungan Baik

    Jika setelah perselingkuhan kondisi rumah tangga orang tua makin buruk, si anak yang sudah dewasa harus belajar menerima kenyataan. Anak harus menjaga hubungan  baik keduanya meskipun sudah bercerai.

    Ikhlaslah Jika Perceraian Menjadi Keputusan Terbaik

    Setelah perselingkuhan terjadi di dalam keluarga, tidak semua pasangan akan kembali harmonis. Sebagai anak, keputusan tersebut sungguh menjadi keputusan akhir yang paling tidak diinginkan.

    Terkadang meskipun hidup bersama, suasana di dalam keluarga tidak akan membaik seperti sedia kala sehingga jika orang tua kamu bercerai ikhlaskan. Terkadang situasi menjadi lebih baik dan damai meskipun orang tua telah terpisah.

    Tulisan ini sudah tayang di Helsinkin

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.