Minggu, 16 Desember 2018

Bikin Surat Resign yang Elegan dan Profesional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita keluar kerja atau resign. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita keluar kerja atau resign. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang yang ingin resign atau berhenti bekerja biasanya memiliki alasan khusus. Bisa karena ingin mencari gaji yang lebih besar, merasa tidak mampu atau mendapatkan kesempatan untuk berkembang, atau merasa bosan sehingga memutuskan untuk resign.

    Setelah Anda bulat memutuskan untuk berhenti bekerja atau resign, segeralah menyiapkan surat pengunduran diri. Buatlah surat resign dengan menggunakan alasan yang masuk akal dan profesional.

    Mengajukan surat pengunduran diri menjadi cerminan profesional Anda kepada perusahaan. Segala keputusan yang diambil harus dibarengi dengan nilai-nilai kesopanan, jangan langsung pergi meninggalkan tanggung jawab. Dengan memberikan surat pengunduran diri akan memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk mencari orang pengganti posisi Anda.

    Cara menulis surat resign yang pertama perlu diperhatikan adalah penggunaan bahasa yang formal tetapi santai. Mungkin ini menjadi hal yang sepele, tetapi kita harus tetap mempertahankan hubungan dengan atasan, jangan sampai keputusan berhenti kerja membuat hubungan personal Anda menjadi renggang. Cantumkan tanggal, nama anda serta jabatan dan alamat lalu tulis nama, jabatan dan alamat yang dituju. Setelah itu anda bisa mulai menulis kalimat pembuka.

    Setelah menuliskan kalimat pembuka, tulis alasan yang jelas mengapa anda resign. Anda juga harus memberitahu kapan mulai berhenti bekerja sehingga perusahaan bisa mencari orang pengganti. Sebaiknya anda menuliskan waktu kurang lebih dua minggu setelah surat ini sampai kepada atasan. Misalnya: Melalui surat ini, saya (nama anda) bermaksud mengundurkan diri dari (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) sebagai (Jabatan terakhir anda di Perusahaan) terhitung sejak tanggal (tanggal pengunduran diri).

    Selanjutnya, tulis kesediaan anda untuk tetap membantu pekerjaan yang akan ditinggalkan selama proses pengunduran diri sedang berlangsung. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, keluar dari pekerjaan bukan beraarti anda melepas tanggung jawab yang masih harus diselesaikan. 

    Terakhir, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada perusahaan karena telah mengizinkan anda untuk bekerja dan mendapatkan berbagai pengalaman. Hal ini akan memberikan kesan bahwa anda memang menginginkan perusahaan tersebut lebih sukses lagi ke depannya.

    Pada bagian akhir surat jangan lupa tuliskan bahwa anda menunggu keputusan atasan tentang pengunduran diri yang diajukan. Tinggalkan nomor telepon atau alamat email agar atasan lebih mudah menghubungi anda. Jika anda lebih nyaman untuk bertemu secara langsung, ajukan tanggal atau waktu yang sesuai. Setelah itu, tuliskan nama dan tanda tangan anda di akhir surat.

     

    Tulisan ini sudah tayang di Diarylounge


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".