Pengalaman Pertamaku Naik Angkutan Umum

Reporter

Angkutan umum yang digunakan penumpang dari Bima menuju Sape di Pelabuhan Sape, Nusa Tenggara Barat. Tempo/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Buat sebagian besar orang, menumpang angkutan umum adalah hal yang biasa. Apalagi di kota besar seperti Jakarta, angkutan umum sangat membantu ketersediaan moda transportasi para pegawai.

Tapi, aku akan bercerita pengalamanku naik kendaraan umum untuk pertama kalinya. Memang, naik angkutan umum untuk pertama kalinya terdengar menggelikan dan memalukan. Aku lebih sering dan suka bepergian dengan sepeda motor kemana mana. Jadi, tak mengherankan jika aku masih awam banget dengan angkutan umum. 

Waktu itu aku dalam keadaan sakit jadi aku disuruh orang tua buat balik ke kampung halaman naik kereta prameks jogja – solo. Aku yang berprinsip bisa jadi mandiri berharap bisa sampai di tujuan tanpa bantuan orang lain. Aku memberanikan diri berangkat ke stasiun kereta diantar temen yang kebetulan rumahnya searah dengan stasiun.

Di stasiun kereta, aku memesan tiket untuk keberangkatan pukul 5 sore dan ternyata HABIS, alhasil aku harus menunggu di stasiun sampe jam 8 malam. Kesalahan pertamaku adalah aku terlalu bersemangat untuk pulang sehingga tidak berpikir untuk mengecek ulang jadwal keberangkatan kereta.

Setelah mendapatkan tiket, aku agak sedikit bingung karena ada tulisan tanpa tempat duduk di tiketku, tapi karena aku pemalu dan ga mau kelihatan awam, jadi aku diam aja. Kata orang, usahakan agar kamu tidak terlihat bodoh di tempat umum lantaran bisa diincar orang jahat.

Setelah beberapa observasi melirik tiket orang lain, ternyata memang semua tiket bertuliskan tanpa tempat duduk. Saat keretaku hampir datang, aku pindah ke ruang tunggu seberang dan bersyukur karena aku bertemu teman sekelas yang ternyata stasiun tujuan kita sama.

Fasilitas dan pelayanan kendaraan umum tidak seburuk bayanganku. Ruang yang bersih dan wangi ditambah pelayanan yang baik menambah kebahagiaanku untuk memilih pulang dengan angkutan umum. Semula aku beranggapan bahwa naik kendaraan umum akan memakan waktu yang lebih lama, namun ternyata lebih cepat dengan rute yang benar.

Bagi kalian yang mau naik angkutan umum pastikan kalian cek jadwal keberangkatan. Naik kendaraan umum sangatlah disiplin waktu karena menyangkut kepentingan orang banyak. Pernah waktu itu aku salah naik bis sehingga rute yang ku tempuh harus memutar. Ketika sudah sampai di stasiun, keretaku sudah berangkat dua menit sebelum aku sampai. Sedih rasanya, setelah itu aku memutuskan untuk pulang naik bis umum.

Pengalaman naik bus ini juga pertama kalinya aku alami. Orang rumah menyarankan aku untuk memilih bus besar antar provins.

Tapi bus yang dimaksud tak kunjung datang. Alhasil, aku naik bus kota yang lumayan padat penumpangnya. Di dalam bus aku kepanasan karena memang tidak ber AC dan rute yang diambil tidak sesuai dugaanku. Bus yang aku tumpangi berjalan menyusuri sudut-sudut kota hingga ke jalan di pelosok, sampai 3 jam aku duduk di dalam bus akhirnya aku mengerti mengapa orang orang menyarankan untuk memilih bus besar yang ber AC.

Keesokan harinya ketika aku mau balik ke Jogja, aku diantar oleh paman di terminal. Setelah beberapa menit menunggu, aku menemukan bus besar antar provinsi tujuan Jogja. Setelah naik, aku merasakan perbedaan antara bus AC dan bus kota yang kemarin aku tumpangi.

Tulisan ini sudah tayang Portal-uang






Pelat Nomor Hijau Berlaku di Batam, Buat Kendaraan Apa?

7 jam lalu

Pelat Nomor Hijau Berlaku di Batam, Buat Kendaraan Apa?

Selain pelat putih, Polda Kepulauan Riau juga memberlakukan pelat nomor dengan warna dasar hijau tulisan hitam.


36 Juta Data Pengguna Kendaraan Bocor, Berpotensi Diperjualbelikan di Internet

4 hari lalu

36 Juta Data Pengguna Kendaraan Bocor, Berpotensi Diperjualbelikan di Internet

Sebanyak 36 Juta data registrasi pengguna kendaraan di Indonesia diduga alami kebocoran dan dijajakan di sebuah forum internet.


Menhub Targetkan Kereta Barang dari KEK Sei Mangke-Kuala Tanjung Beroperasi Bulan Depan

4 hari lalu

Menhub Targetkan Kereta Barang dari KEK Sei Mangke-Kuala Tanjung Beroperasi Bulan Depan

Budi Karya menargetka kereta api barang dari Pelabuhan MultigunaCe KEK Sei Mangkei bisa dioperasikan mulai pada bulan depan.


Riza Patria: Usulan Pengaturan Jam Kerja Masih DIbahas

5 hari lalu

Riza Patria: Usulan Pengaturan Jam Kerja Masih DIbahas

Polda Metro Jaya mengusulkan ada pengaturan jam kerja karyawan di DKI Jakarta untuk mengurai kemacetan


Daftar Tempat Layanan SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

5 hari lalu

Daftar Tempat Layanan SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka dua layanan SIM Keliling di dua titik DKI Jakarta, untuk memfasilitasi warga memperpanjang bukti legal berkendaraan itu.


Pemutihan Pajak Kendaraan: Bagaimana Jika Sudah Lewat 3 Tahun?

6 hari lalu

Pemutihan Pajak Kendaraan: Bagaimana Jika Sudah Lewat 3 Tahun?

Program pemutihan pajak kendaraan bermotor telah diberlakukan di beberapa daerah, termasuk Sumatera Barat (Sumbar). Berikut penjelasannya:


Anies Baswedan Masukkan Jalur Sepeda dalam Rencana Detail Tata Ruang Jakarta

7 hari lalu

Anies Baswedan Masukkan Jalur Sepeda dalam Rencana Detail Tata Ruang Jakarta

Anies Baswedan memasukkan ketentuan jalur sepeda dalam Pergub Tata Ruang Kota Jakarta. Harus terintegrasi dengan transportasi massal.


Uji Emisi di Kota Tangerang, Kendaraan yang Lolos Dikasih Stiker dan Sertifikat

9 hari lalu

Uji Emisi di Kota Tangerang, Kendaraan yang Lolos Dikasih Stiker dan Sertifikat

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan kegiatan uji emisi oleh Dinas Lingkungan Hidup bertujuan untuk mengevaluasi kualitas udara.


5 Cara Mencegah Mabuk Perjalanan, Mulai dengan HIndari Makanan Berat

11 hari lalu

5 Cara Mencegah Mabuk Perjalanan, Mulai dengan HIndari Makanan Berat

Salah satu cara menfokuskan penglihatan pada satu titik yang jaraknya jauh sambil mengatur nafas agar tidak mabuk perjalanan.


Lebih dari 10 Ribu Tiket Kereta Api Terjual di Hari Pertama Pameran, KAI Tambah Kuota Promo

12 hari lalu

Lebih dari 10 Ribu Tiket Kereta Api Terjual di Hari Pertama Pameran, KAI Tambah Kuota Promo

Melalui promo itu, KAI menjual tiket perjalanan kereta jarak jauh kelas eksekutif Rp 150 ribu, bisnis Rp 70 ribu, ekonomi Rp 30 ribu.