Sebelum Unggah Foto Anak di Media Sosial, Pelajari Dulu Bahayanya

Reporter

Ilustrasi anak berselfie dengan orang tua. amazonaws.com

TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua punya banyak cara untuk menunjukkan kebanggaannya memiliki anak balita yang menggemaskan. Salah satunya dengan membagi foto tumbuh kembang anaknya di media sosial. Biasanya, semakin unggahan foto anak itu mendapatkan banyak respons positif, semakin sering kita membaginya di media sosial. Tapi, sebelum kita membagi foto anak, sebaiknya orang tua memperhatikan bahayanya.

Memang membagikan kesenangan kita menjadi tujuan diciptakannya media sosial. Tapi sering kali hal ini mengundang tindakan kejahatan. Berikut ini adalah bahaya posting foto anak balita di media sosial.

Dijadikan Bahan Meme

Melihat meme yang dibagikan di media memang bisa membuat kita terhibur. Tapi bagaimana jika meme tersebut berisi foto anak kita sendiri, yang dijadikan lelucon dan dibagikan sehingga viral.

Jika meme yang dibuat berisi konten positif dan viral tentu hal tersebut bukan masalah, namun jika foto anak kita dijadikan bahan meme dengan konten negatif tentunya akan mengerikan.

Menjadi Incaran Kejahatan Seksual

Pedofil bisa dengan mudah mengambil foto anak dari akun media sosial. Terlebih jika pengaturan privasi yang kita pilih bisa dilihat oleh publik.

Hal ini memungkinkan para pedofil memanfaatkan dan membagikan foto tersebut untuk kepentingan mereka. Dengan proses pengeditan foto, para pedofil atau predator seks ini bisa saja mengubah foto tersebut sesuai imajinasi mereka. Termasuk membuat caption, atau komentar yang tidak pantas.

Selain itu anak kita akan menjadi incaran, dan tidak mungkin akan mulai merencanakan rencana kejahatan. Misalnya kita memposting foto anak ketika mengenakan seragam sekolah yang tertera nama dan lambang sekolahnya. Si penjahat kelamin mendatangi sekolah dan berniat menculik anak kita.

Dimanfaatkan untuk Meraup Keuntungan

Ada kalanya, foto anak dimanfaatkan untuk kebutuhan iklan atau promosi produk tertentu tanpa meminta izin pemiliknya. Dengan begitu pihak tersebut akan mendapatkan sebuah foto anak, kemudian diproses sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah gambar marketing atau iklan.

Tentu hal ini sangat merugikan karena pihak tersebut menggunakan foto anak kita sebagai modelnya. Namun kembali lagi ke apa yang kita lakukan karena memposting foto di internet berarti kita memberikan kebebasan dan memberi hak kepada semua orang untuk mengambil foto yang kita posting.

Profil Palsu

Saat ini betapa mudah orang jahat menggunakan foto anak atau keluarga kita untuk profil miliknya. Hal ini tentu saja bisa membuat kesal dan merugikan, apalagi jika digunakan untuk penipuan.

Misalnya, foto itu digunakan untuk membuat sebuah akun di media sosial, kemudian fotonya mengunakan wajah anak kita. Jika sudah begitu anak kita memiliki identitas ganda di dunia maya. Jadi untuk para orang tua sebaiknya berhati-hati jika ingin mengunggah foto si kecil di media sosial ya.

Tulisan ini sudah tayang di Junkalo






Malaysia Hentikan Pengejaran Utang Pajak Penghasilan Rp34 Miliar Putri Najib Razak

4 jam lalu

Malaysia Hentikan Pengejaran Utang Pajak Penghasilan Rp34 Miliar Putri Najib Razak

Pengacara Putri Najib Razak ketika dihubungi mengatakan IRB mengajukan pemberitahuan penghentian banding Senin lalu.


Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

5 jam lalu

Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyatakan tiga putranya yang masih remaja akan mengikuti wajib militer Rusia untuk perang Ukraina.


Kembangkan Potensi Anak dengan Pola Asuh Otoritatif

9 jam lalu

Kembangkan Potensi Anak dengan Pola Asuh Otoritatif

Psikolog menjelaskan pola asuh otoritatif dapat diterapkan orang tua karena bermanfaat untuk memberikan dukungan dan mengasah perkembangan anak.


Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

11 jam lalu

Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

Sarah Michelle Gellar dan suaminya Freddie Prinze Jr. punya aturan khusus untuk anak-anaknya


Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

11 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

TGIPF tragedi Kanjuruhan diharapkan bisa menemukan solusi agar suporter anak aman kala menonton sepak bola di stadion


Pentingnya Tanamkan Nilai Sportivitas pada Anak sejak Dini

11 jam lalu

Pentingnya Tanamkan Nilai Sportivitas pada Anak sejak Dini

Psikolog mengatakan orang tua perlu menanamkan nilai-nilai sportivitas pada anak sedini mungkin karena sangat penting untuk pembentukan karakter.


6 Dampak KDRT Pada Anak yang Tak Boleh Dianggap Sepele

1 hari lalu

6 Dampak KDRT Pada Anak yang Tak Boleh Dianggap Sepele

Anak yang menyaksikan KDRT bisa mengalami efek jangka panjang, menurunkan kualitas hidupnya.


KPAI Minta Semua Sekolah Terapkan Pendidikan Seks Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual

1 hari lalu

KPAI Minta Semua Sekolah Terapkan Pendidikan Seks Dini untuk Cegah Kekerasan Seksual

"Pendidikan seks sudah menjadi hal penting karena itu diperlukan pemahaman lebih luas," kata Komisioner KPAI Ai Maryati Solihah


4 Momen Mengasuh Anak yang Bisa Bikin Orang Tua Frustrasi

1 hari lalu

4 Momen Mengasuh Anak yang Bisa Bikin Orang Tua Frustrasi

Orang tua jangan malu minta dukungan yang cukup dari pasangan dan keluarga.


Taman Baca Diharapkan Bisa Bantu Tingkatkan Literasi Anak

1 hari lalu

Taman Baca Diharapkan Bisa Bantu Tingkatkan Literasi Anak

Budaya literasi masyarakat Indonesia terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti di dunia. Taman bacaan diharapkan bisa membantu meningkatkannya.