Sabtu, 17 November 2018

Kita Boleh Bangga, Indonesia Paling Dermawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Desa Sodong, Mijen, Semarang duduk di sepanjang petilasan Jati Ombo, 10 Mei 2016. Acara yang dikemas dengan acara sedekah desa ini untuk mengenang kembali sejarah desa tersebut yang merupakan tempat Sunan Kalijaga mencari soko guru atau tiang untuk membangun Masjid Agung Demak. TEMPO/Budi Purwanto

    Warga Desa Sodong, Mijen, Semarang duduk di sepanjang petilasan Jati Ombo, 10 Mei 2016. Acara yang dikemas dengan acara sedekah desa ini untuk mengenang kembali sejarah desa tersebut yang merupakan tempat Sunan Kalijaga mencari soko guru atau tiang untuk membangun Masjid Agung Demak. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Secara mengejutkan, Indonesia dinobatkan sebagai negara paling dermawan sedunia dalam sebuah survei tahunan yang diadakan oleh sebuah lembaga Gallup International, baru-baru ini. Survei dengan melibatkan 150 ribu responden ini mengeluarkan daftar yang diberi judul The World Giving Index. Pada survei yang digelar pada 2017 dan dirilis sebagai indeks tahun ini, menempatkan Indonesia di posisi pertama Australia dan Selandia Baru.

    Ada tiga hal yang menjadi ukuran utama dalam menentukan negara mana yang paling dermawan: mendonasikan uang, menolong orang asing (tak dikenal), dan bekerja secara sukarela (menjadi volunteer). Setiap responden ditanya apakah pernah melakukan sedikitnya satu dari ketiganya dalam satu bulan terakhir.

    Dan karena survei ini dilakukan pada 2017, maka donasi dan bantuan untuk korban gempa di Palu dan Lombok tidak masuk. Artinya, apa yang dinilai mencerminkan kehidupan sehari-hari di masa normal.

    Saat disurvei, 59 persen responden dari Indonesia mengaku pernah melakukan satu dari ketiga hal itu. Ini adalah angka tertinggi di dunia. Kalau dijabarkan satu per satu, maka dalam kasus bekerja sukarela 53 persen orang Indonesia melakukannya (tertinggi di dunia), sedangkan berderma uang 78 persen (kedua di dunia setelah Myanmar, 88 persen), dan menolong orang asing hanya 46 persen.

    Ini adalah untuk pertama kalinya Indonesia menjadi juara paling dermawan, selama sembilan tahun survei digelar. Tahun lalu Indonesia berada di posisi kedua, di bawah Myanmar yang kini turun jauh ke posisi 9. Meski demikian, Myanmar tetap berada di posisi puncak untuk masalah donasi uang (88 persen).

    Ini tentu saja kabar gembira. Ini artinya, semakin banyak orang Indonesia yang sadar untuk membantu orang lain, termasuk berinfak.

    Selain kabar gembira yang patut disyukuri, indeks ini juga bisa menjadi bahan evaluasi. Yang perlu kita tingkatkan adalah keinginan kita untuk membantu orang asing, atau orang yang tidak kita kenal. Partisipasi kita dalam hal ini masih rendah, 46 persen.

    Ini juga menunjukkan bahwa masih ada pemahaman sempit tentang sedekah. Kita masih menganggap sedekah adalah mendermakan harta. Padahal, ada begitu banyak hadits Nabi SAW yang menyatakan bahwa sedekah bisa berupa apa saja, termasuk membantu orang yang tidak kita kenal.

    Berikut daftar 10 besar negara paling dermawan:

    1. Indonesia (59 percent)
    2. Australia (59 percent)
    3. Selandia Baru (58 percent)
    4. AS (58 percent)
    5. Irlandia (56 percent)
    6. Inggris  (55 percent)
    7. Singapura (54 percent)
    8. Kenya (54 percent)
    9. Myanmar (54 percent)
    10. Bahrain (53 percent)

    Tulisan ini sudah tayang di Almuslim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.