Enam Langkah agar Gaya Hidup Tidak Konsumtif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gila belanja. Shutterstock

    Ilustrasi gila belanja. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaya hidup konsumtif sering kali menjadi sebuah malapetaka. Bukan saja karena gaya hidup konsumtif menyebabkan uang dan tabungan yang kita miliki akan cepat habis, tapi juga merusak mental hingga hubungan keluarga.

    Gaya hidup konsumtif itu serba boros, sehingga keuangan kamu lambat laun akan menurun dan habis.

    Zaman yang semakin modern dan serba praktis ini menjadi salah satu penyebab tingginya gaya hidup konsumtif. Dengan kemudahan yang diberikan dalam melakukan apa pun menjadikan orang tersebut boros dan ingin selalu mengeluarkan uangnya untuk hal yang tidak penting.

    Gaya hidup seperti ini harus segera diubah, karena jika tidak keuangan kamu akan semakin memburuk dan kerja keras dalam mencari uang akan sia-sia. Gaya hidup konsumtif dapat diubah dengan berbagai cara asalkan ada niat di dalam hati untuk melakukannya. Selain itu banyak manfaat yang akan diberikan jika kita dapat berhenti dari gaya hidup konsumtif tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat mengubah gaya hidup konsumtif tersebut.

    Menabung

    Menabung adalah salah satu kunci untuk menghilangkan gaya hidup konsumtif. Dengan menabung kamu dapat memiliki bekal untuk masa depan. Jika kamu memerlukan biaya atau dana untuk kepentingan mendadak, kamu dapat menggunakan uang dari tabungan tersebut. Bayangkan jika kamu masih melakukan gaya hidup konsumtif, suatu saat ketika kamu membutuhkan biaya kamu akan bingung karena uang telah habis.

    Membuat Daftar Anggaran Belanja

    Untuk mengontrol biaya pengeluaran belanja, tidak ada salahnya untuk membuat daftar anggaran pengeluaran belanja. Dengan begitu kamu dapat mengontrol biaya pengeluaran yang kamu keluarkan.

    Prioritaskan Kebutuhan

    Berbelanja sesuatu untuk hal  yang penting memang wajar-wajar saja seperti membeli kebutuhan belanja bulanan dan yang lainnya. Hal tersebut memang prioritas utama. Namun kamu harus menghindari membeli barang-barang yang tidak terlalu diperlukan fungsinya. Jadi untuk mengubah gaya hidup konsumtif kamu dapat mendahulukan prioritas kebutuhan.

    Hindari Pemakaian Kartu Kredit

    Pemakaian kartu kredit memang memberikan kita kemudahan. Namun kartu kredit tersebut memiliki satu sisi negatif yaitu kamu akan lupa diri saat menggunakannya. Setelah itu kamu akan dibanjiri beberapa tagihan yang pastinya akan bikin kantong kamu jebol.

    Kurangi Jalan-jalan Ke Mal

    Cobalah untuk mengurangi jalan-jalan ke mal, karena hal tersebut akan membuat kamu lapar mata. Di mal semua kebutuhan tersedia mulai dari makanan hingga pakaian,. Ini dapat memancing kamu agar mengeluarkan uang dan membelanjakannya. Jika kamu mengurangi aktivitas jalan-jalan ke mal atau ke tempat yang dapat menghabiskan uang, lambat laun gaya hidup konsumtif akan hilang dari diri kamu.

    Investasi

    Daripada kamu melakukan gaya hidup yang boros, lebih baik menggunakan uang untuk investasi. Dengan begitu kamu memiliki bekal dan keuntungan lebih di kemudian hari. Investasi seperti menabung namun memiliki keuntungan lebih, daripada menghabiskan uang kamu untuk membeli sesuatu yang tidak penting lebih baik kamu membeli barang yang dapat diinvestasikan.

    Itulah cara untuk mengubah gaya hidup konsumtif. Coba perbaiki gaya hidup boros itu dengan lebih produktif.

    Tulisan ini sudah tayang di Riksocial


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji

    Yuk! Mulai Menabung untuk Menunaikan Ibadah Haji