Satu Perempuan Lemah Iman Menonton Chris Hemsworth

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chris Hemsworth terpilih sebagai pria terseksi sedunia tahun 2014. Aktor Australia pemeran Thor ini ternyata bisa mengucapkan sejumlah kalimat dalam bahasa Indonesia. People

    Chris Hemsworth terpilih sebagai pria terseksi sedunia tahun 2014. Aktor Australia pemeran Thor ini ternyata bisa mengucapkan sejumlah kalimat dalam bahasa Indonesia. People

    TEMPO.CO, Jakarta - Gue tahu kalian semua belum move on dari demam Dilan, tapi izinkanlah gue mereview film 12 Strong yang sedang tayang di bioskop juga.

    Sebenarnya, gue menonton film ini pekan lalu, tapi baru sempat mengulasnya sekarang karena biasa…sibuk bekerja mengejar harta dunia~~

    Alasan utama gue menonton film ini sangat jelas, sebagai Chrisology alias penggemar Trio Chris (Chris Pratt, Chris Evans, dan Chris Hemsworth) adalah wajib hukumnya buat gue untuk menonton.

    Alhasil gue memantapkan diri dan langkah ini ke bioskop untuk menonton Mas pujaan hati.

    Film 12 Strong diangkat dari kisah nyata , tentang kisah sekelompok tentara yang tergabung dalam Satuan Tugas Gugus Belati dan dikirim dengan misi khusus ke Afganistan tak lama setelah serangan 11 September 2001.

    Satgas ini dipimpin oleh Kapten Mitch Nelson (dibintangi Hemsworth). Mitch memiliki tugas berat, Ia di sana tidak hanya memimpin perang tetapi sekaligus diplomasi. Mitch harus mendekati salah satu petinggi Afghanistan, Jenderal Dostum, dan beraliansi dengan mereka untuk melemahkan Taliban.

    Masalahnya, perang di Afganistan itu  berat. Pertama dari sisi cuaca, bahkan tentara Rusia pun tak sanggup menerjang dinginnya suhu di sana. 

    Kedua masalah topografi, lahannya yang berbukit-bukit, padang pasir, dan bercelah hampir mustahil ditempuh dengan kendaraan. Selain jalan kaki, satu-satunya sarana yang praktis untuk bertransportasi adalah naik kuda.

    Belum lagi masalah politik para jenderal di sana, meski sama-sama ingin memberantas Taliban, tapi para jenderal ini juga punya ambisi masing-masing untuk kuasai Afganistan, tipikal.

    Sewaktu menonton film ini, gue baru tahu..”Oh yang namanya perang kekinian gini toh.” Soalnya ini beda banget kalo kita nonton perang ala Rambo atau film jadul yang heroik abis itu. Ini mah tentaranya maju ke medan perang, terus mastiin koordinat, lapor ke komando, jeng….bom dijatuhkan. Gitu terus.

    Tembak-tembakan ada kalo ; bom habis atau tiba-tiba lawan menyerang pakai tank.

    Film ini mungkin agak sensitif buat kalian yang punya jiwa jihad tinggi, karena ini memotret islam dari sisi bagaimana Taliban berkelakuan. Dan biasalah, pengkultusan Amerika besar-besaran, bahwa Amerika adalah penolong dan penyelamat di sana.

    Untungnya jiwa dan raga gue sangat receh. Biarlah mereview film secara serius dan berat tetap menjadi jatahnya para kolumnis media beneran, dan izinkanlah gue mereview film ini dari sisi tereceh yang pernah ada. Huehuehue.

    Seperti gue bilang sedari awal, sungguh niat gue menonton film ini hanya satu…karena ingin melihat Mas Chris.

    Melihat Mas Chris jadi tentara itu ya, subhanallah…. Jadi berasa gak ada apa-apanya Kapten Yoo Si Jin.

    Ini pun diamini oleh temen gue, “Nah, tentara kayak begini. Jangan kayak Song Joong Ki di Descendants of the Sun. Apa-apaan tentara licin gitu gak ada lecet-lecetnya.”

    Nah, begitu…jadi setelah nonton ini gw merasa ditipu habis-habisan sama Yoo Si Jin, tentara apaan kerjaannya pacaran melulu! (Padahal dulu tergila-gila).

    Di film ini, kita juga bisa mendengar Chris Hemsworth ucapkan salam. “Assalamualaikum,”.  Ya Alloh, merinding hati adek mendengar ucapan salammu Bang, ingin rasanya kucium tangan, lalu bikinin kopi panas dan bertanya. “Capek, Bang, kerja seharian? Yuk adek pijitin.”

    Kenapa Chris Hemsworth ucapkan “Assalamualaikum?”

    Karena kalau  ucapkan “Assalamualaikum, jangan?” itu udah punya Dilan…..eyakkk (Dilan nongol lagi).

    Adegan yang bikin gemas fans-fans alay macam gue yakni ketika Jenderal Dostum mengatakan bahwa Chris Hemsworth tidak punya “Killer Eyes” dan bertanya apakah dia pernah membunuh sebelumnya?

    Pengen rasanya gue berdiri di kursi penonton terus tereak, “Eh Jenderal, lu jangan sotoy!”

    Terus masalah siapa yang dia bunuh? JUTAAAN JENDERALLLL!! Jutaan hati perempuan sudah dia bunuh dengan tatapannya.

    Selanjutnya isi film penuh adegan Mas Chris naik kuda, itulah kenapa ini film judulnya 12 Strong karena mereka melawan pasukan Taliban yang pakai tank hanya dengan berkuda.

    Disebut strong karena mereka gunakan kuda yang tepat, kuda gurun pasir. Kalau mereka pakai kuda lumping, tentunya film ini akan berjudul 12 Wrong  …karena pasti ada yang salah.

    (Terus bayangin Chris Hemsworth makan beling). Cukup sekian bahasan nirfaedah pada pekan ini.

    Wassalam.. eh

    Wassalam, jangan? (eyaak)

     

    Sudah tayang di mbakgoes.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.