Ayo Hidup Sehat agar Terhindar dari Stroke

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi stroke (Pixabay.com)

    ilustrasi stroke (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit stroke masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Di Indonesia, satu dari tujuh orang yang terkena stroke meninggal dunia. Artikel ini akan memberikan tips terhindar dari serangan stroke.

    Stroke terjadi karena saluran darah yang tidak lancar dan tidak berfungsinya jaringan otak akibat kekurangan oksigen. Pola hidup yang tidak sehat adalah salah satu pemicu penyebab stroke.

    Berikut stroke yang berisiko tinggi dan tidak bisa diubah :

    • Anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit stroke
    • Kecanduan merokok
    • Obesitas
    • Memiliki penyakit Atrial Fibrillation
    • Usia lebih dari 65 tahun
    • Penyakit diabetes melitus, tekanan darah tinggi dan kolestrol yang tinggi pula
    • Pernah merasakan stroke ringan
    • Memiliki serangan jantung

    70 persen kasus stroke menimpa pengidap darah tinggi. Seperti pada penjelasan di atas bahwa stroke menyerang pengidap diabetes melitus dan kolestrol tinggi. Maka dari itu pola makan harus benar-benar dijaga.

    Makanan yang perlu dihindari adalah makanan yang mengandung lemak jenuh dan kandungan garam yang tinggi.

    Makanan yang mengandung lemak jenuh bisa membuat penimbunan kolestrol dalam saluran pembuluh darah dan memicu penyakit diabetes, koletrol, obesitas dan darah tinggi.

    Sementara itu, kandungan garam yang tinggi mengakibatkan cairan tersendat di dalam pembuluh darah. Maka dari itu perlu memakan makanan yang rendah garam dengan aturan kesehatan 6 gram atau satu sendok teh perhari.

    Hindari atau batasi konsumsi makanan kalengan, snack dan mie rebus.

    Makanan yang baik untuk kesehatan adalah makanan yang memiliki kandungan lemak tidak jenuh, kaya akan serat, protein serta vitamin.

    Mengkonsumsi dada ayam, buah, sayur, minyak ikan, minyak zaitun, minyak nabati dari bunga matahari, biji rapa dan kacang-kacangan sangat baik untuk kesehatan.

    Makanan yang mengandung santan, kue dan biskuit, berkrim, minyak kelapa dan sawit, potongan daging berlemak, mentega dan keju mengandung lemak jenuh yang tinggi. Makanan tersebut sebaiknya dihindari karena tidak baik menurut kesehatan.

    Selain pengaturan pola makan, perlu diimbangi dengan olahraga yang teratur. Mencegah stroke dengan memperbanyak olahraga mampu menurunkan tekanan kolestrol, menjaga berat badan dan tekanan darah. Tak lupa lakukan pengecekan kolestrol.

    Penyebab stroke memang penyembutan pembuluh darah, akan tetapi pola makan yang tidak sehat menjadi pemicu utama.

    Tulisan ini sudah tayang di Herlandmag


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.