Mengenal Sejarah Nasi Kebuli

Resep Nasi Kebuli Kambing

TEMPO.CO, Jakarta - Saat mengembara di Afganistan beberapa tahun lalu, hiburan tiap hari saya adalah menyantap nasi kebuli. Namanya Kabuli Palaw, di sini menyebutnya nasi kebuli. Senampan besar kabuli palaw dengan lauk kambing atau ayam, selalu terhidang di atas tikar bisa meluruhkan segala kesusahan hari itu.

Setiap hari, inilah makanan yang disajikan. Namun, herannya, saya tak pernah bosan memakannya. Mungkin karena ada banyak variasi yang membuat kita bisa merasakan rasa yang berbeda setiap kali menyantapnya.

Kabuli berasal dari kata Kabul, ibukota Afganistan. Ini memang makanan khas Afganistan Utara. Di negara-negara Arab seperti Saudi, makanan ini dikenal sebagai Ruz Bukhari (Nasi Bukhari). Dinamai demikian karena semua orang Asia Tengah (negara-negara yang namanya diakhiri dengan “tan”) oleh orang Arab masa lalu disebut Bukhari, atau orang Bukhara. Meski, sebenarnya, Bukhara adanya di Uzbekistan. Mungkin karena orang Asia Tengah mirip-mirip, hingga disebut demikian.

Arminius Vambery, seorang pengelana dari Hungaria yang mempelajari bangsa Tartar (kelompok etnis Turki yang tersebar di Asia Tengah) menyebut masakan ini dalam bukunya, Sketches of Central Asia (1868) yang berisi catatan budaya dari negara-negara yang diceritakannya dalam buku Travels in Central Asia. Vambery dengan detail menceritakan apa itu Kabuli Palaw atau dia singkat menjadi Palau.

Dalam sejarah, ini adalah makanan para raja. Zahir-udin Muhammad Babur–pendiri dinasti Moghul–adalah salah satu penikmat Palaw. Penguasa yang mengalahkan Timur Lenk ini lahir di Uzbekistan pada 1483. Selain ahli perang, Babur adalah seorang sufi dan penyair. Salah satu bukunya yang terkenal adalah Baburama. “Early sections of his Baburnama really sound like a consumer guide to the fruit markets of Central Asia,” tulis Fabrizio Foschini, analis Afganistan pada 2011.

Dalam buku itu dia mengeluhkan kondisi kuliner di India yang tak sebaik di Asia Tengah. “Tak ada daging segar, anggur, melon, dan makanan yang enak di pasar,” tulisnya. Maklum, di Asia Tengah, termasuk di Afganistan, dia dimanjakan oleh makanan yang segar dan lezat.

Kabuli memang menuntut bahan makanan yang premium: beras basmati yang panjang (long grain), daging kambing muda yang mudah lepas dari tulang, kacang-kacangan kelas satu, dan kismis dari anggur terbaik.

Kabuli Pulaw adalah gabungan nikmat dari rasa masam dan manis. Rasa manis yang samar dan wortel goreng yang crunchy, kismis yang manis-asam menambah complexity dari nasi yang sedikit gurih dan daging yang juicy. Itu belum cukup karena ada kejutan dari tekstur buah badam (almond), pistachio, dan kacang mede.

Dan anehnya, meski Afganistan saat itu sedang berperang, semua bahan-bahan tersebut hadir di dalam nampan. Tidak terasa ada krisis dalam senampan Kabuli.Dan hiburan saya segera datang, menyantap nasi kebuli.

Tulisan ini sudah tayang di Almuslim






Warna-warni Beras Berikut Kandungan Nutrisinya

7 hari lalu

Warna-warni Beras Berikut Kandungan Nutrisinya

Warna pada beras ungu, dibuat dari olahan penambahan ekstrak pewarna alami. Meskiterdapat zat pewarna, namun produk beras ini tidak berefek negatif.


Nasi Putih hingga Nasi Hitam, Mana yang Paling Sehat?

14 hari lalu

Nasi Putih hingga Nasi Hitam, Mana yang Paling Sehat?

Ada alasan baik mengonsumsi nasi, termasuk kandungan serat, karbohidrat, vitamin, mineral, bahkan beberapa protein dan lemak sehat.


Ini 7 Negara di Asia yang Sudah Longgarkan Aturan Masuk

24 hari lalu

Ini 7 Negara di Asia yang Sudah Longgarkan Aturan Masuk

7 negara di Asia sudah melonggarkan aturan masuk wisatawan asing untuk menikmati tempat wisata tanpa aturan ketat seperti karantina.


Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup di Zona Merah, Sejalan dengan Pasar Asia Lainnya

47 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup di Zona Merah, Sejalan dengan Pasar Asia Lainnya

IHSG menutup sesi perdagangan Jumat, 19 Agustus 2022, di zona merah, tepatnya di level 7.172,4.


Menteri Luar Negeri Ukraina Minta Negara di Kawasan Asia Mengecam Invasi Rusia

49 hari lalu

Menteri Luar Negeri Ukraina Minta Negara di Kawasan Asia Mengecam Invasi Rusia

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyerukan agar negara-negara Asia, khususnya regional tenggara dan selatan, mengecam invasi Rusia ke negaranya.


Krisis Ekonomi Sapu Asia di 1997, Apa yang Terjadi?

51 hari lalu

Krisis Ekonomi Sapu Asia di 1997, Apa yang Terjadi?

Di dalam buku ini dijelaskan krisis ekonomi Asia 1997 adalah krisis finansial yang dimulai pada Juli 1997 di Thailand.


4 Efek Makan Nasi Putih yang Tidak Selalu Negatif

54 hari lalu

4 Efek Makan Nasi Putih yang Tidak Selalu Negatif

Nasi putih cenderung mendapatkan reputasi buruk karena cara pengolahannya, terutama ketika dibandingkan dengan nasi merah.


GM Utut Adianto Terpilih Sebagai Presiden FIDE Zona 3.3 Asia

6 Agustus 2022

GM Utut Adianto Terpilih Sebagai Presiden FIDE Zona 3.3 Asia

Ketua Umum PB Percasi Grandmaster Utut Adianto terpilih sebagai Presiden Federasi Catur Internasional (FIDE) Zona 3.3 Asia.


DKI Jakarta Promosi Wisata Golf ke 4 Kota Asia, Tokyo dan Seoul di Antaranya

6 Agustus 2022

DKI Jakarta Promosi Wisata Golf ke 4 Kota Asia, Tokyo dan Seoul di Antaranya

DKI Jakarta mempromosikan wisata golf ke empat kota besar di Asia dalam kegiatan Jakarta Golf Roadshow Asia 2022.


Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri Tewas, Begini Keberadaan Organisasi Bentukan Osama Bin Laden

3 Agustus 2022

Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri Tewas, Begini Keberadaan Organisasi Bentukan Osama Bin Laden

Pemimpin tertinggi Al Qaeda Ayman al-Zawahiri tewas dalam serangan pesawat tak berawal CIA di Kabul, Afganistan. Bagaimana berdirinya organisasi ini?