Kisah Toleransi dan Penghangat Makanan di Museum Biara Ursulin

Ini adalah kotak kayu untuk menghangatkan makanan yang dulu biasa digunakan para suster di Biara Ursulin Santa Maria menyimpan makanan untuk disantap siswa muslim. Kotak penyimpan makanan itu hingga sekarang masih tersimpan di Museum Biara Ursulin Santa Maria, Jakarta. Foto: Reh Atemalem/blogger

TEMPO.CO, Jakarta - Toleransi beragama bukan sekadar slogan di Museum Biara Ursulin Santa Maria di Jakarta. Jejaknya masih terlihat jelas dan masih dipraktikkan hingga sekarang. 

“Ini adalah penghangat makanan yang sering digunakan pelajar muslim untuk menyimpan makanan sahur,” ujar Suster Museum Biara Ursulin Santa Maria saat sedang memandu kami-rombongan pengunjung dari Ngopi Jakarta-berkeliling, bulan lalu di Jakarta.

Saya terdiam, lalu menatap lekat kotak seukuran satu kali satu meter itu. Kotaknya berbahan kayu dengan cantelan gembok. Masih terlihat kokoh walaupun usianya sudah lebih dari seratus tahun. Suster membuka bagian atap kotak dan menunjukkan kepada kami kain serupa karung goni. Kasar, tebal, dan luas.

Pada masa itu belum ada alat-alat dapur berteknologi tinggi semacam kulkas, magic com, apalagi microwave. Biasanya, Suster yang bertugas di area dapur akan masak sehari tiga kali untuk seluruh penghuni biara. Lalu, makanan yang dimasak akan habis dalam satu kali hidang.

Tantangan muncul saat Ramadan, bulannya wajib berpuasa bagi umat muslim. Tidaklah memungkinkan bagi suster untuk memasak sahur bagi pelajar muslim saat dini hari. Tapi, membiarkan para siswa berpuasa tanpa makan juga di luar kesanggupan nurani para pengajar. Inilah jejak toleransi antar umat yang sudah dipraktikkan saat Indonesia masih di masa kolonial. 

Setelah satu, dua, dan sekian percobaan, kotak penghangat makanan jadi pemenang. Kotak itu sukses menyusup masuk, menjadi salah satu peralatan dapur wajib milik biara yang dibangun pada tahun 1875 ini.

Sepanjang suster bercerita, otak saya memproduksi banyak pertanyaan. Soal pelajar muslim, soal Katolik, dan soal biara. Lalu, sebelum sempat saya hamburkan semuanya ke luar, Suster berkata, “Meskipun ini sekolah Katolik, kami menerima pelajar dari berbagai agama.”

Sekolah pada zaman dahulu, khususnya untuk perempuan, adalah wujud kemewahan. Biara menjadi salah satu lembaga yang mengambil peran mendidik para perempuan. Karena sedikitnya pilihan, anak-anak perempuan, meskipun bukan Katolik, disekolahkan juga ke biara. Namun, Biara Ursulin Santa Maria, dengan amanah yang diberikan,  mengambil peran yang melebihi kewajiban.

Tidak hanya memberi pendidikan baca tulis agar para perempuan mampu menciptakan nasibnya sendiri, Biara juga memberi pengajaran soal iman dan kasih sayang. Soal berbagi, meski tidak menyembah satu tuhan yang sama di bumi. Soal tanggung jawab dan langkah untuk melaksanakannya sepenuh hati. Keberagaman dan toleransi sejatinya sudah dipraktikkan sejak dulu, saat ini kita mungkin sedikit melupakannya.

Salam damai

Museum Santa MariaBuka: Senin-Jumat, jam 08.00 – 14.00; Sabtu 08-13.00; Minggu/libur nasional sesuai perjanjian.Telp: 021(344-7273) HP/WA : 0896-5589-3880

Tulisan sudah tayang di Atemalem 






Daftar 11 Indikator Kepuasan Tinggi terhadap Anies Baswedan Berdasarkan Survei IPO

6 jam lalu

Daftar 11 Indikator Kepuasan Tinggi terhadap Anies Baswedan Berdasarkan Survei IPO

Indonesia Political Opinion (IPO) menggelar diskusi temuan survei kinerja Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 Anies Baswedan.


Badai Ian Mereda, Warga Kuba Protes Kekurangan Pasokan Makanan

1 hari lalu

Badai Ian Mereda, Warga Kuba Protes Kekurangan Pasokan Makanan

Kuba telah memulihkan listrik di sebagian besar wilayah Havana setelah dikacau oleh badai Ian.


Hindari 8 Aktivitas Ini Setelah Makan

1 hari lalu

Hindari 8 Aktivitas Ini Setelah Makan

Hal yang perlu dilakukan setelah makan adalah tetap bergerak, tetapi tidak melakukan gerakan intens atau berlebihan.


Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

1 hari lalu

Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

Karbohidrat dan protein adalah nutrisi yang diperlukan untuk pemulihan pasca-olahraga.


Mengapa Makanan di Restoran Terasa Lebih Enak?

1 hari lalu

Mengapa Makanan di Restoran Terasa Lebih Enak?

Dari pengalaman hingga peralatan, ada beberapa alasan yang membuat makanan restoran terasa lebih lezat daripada di rumah.


Ketahui Sindrom Frey, Sebab Berkeringat Ketika Makan

1 hari lalu

Ketahui Sindrom Frey, Sebab Berkeringat Ketika Makan

Kondisi ini pertama kali dilaporkan dalam literatur medis yang ditulis Baillarger pada 1853. Inilah sindrom frey, berkeringat ketika makan.


Purin, Senyawa dalam Tubuh yang Menjadi Asam Urat

4 hari lalu

Purin, Senyawa dalam Tubuh yang Menjadi Asam Urat

Purina atau purin adalah senyawa kimia yang ditemukan dalam makanan dan minuman, kemudian dimetabolisasi tubuh diubah menjadi asam urat


Tips untuk Mengikis Lemak Perut yang Disebabkan Perubahan Hormonal

5 hari lalu

Tips untuk Mengikis Lemak Perut yang Disebabkan Perubahan Hormonal

Beberapa alasan perubahan hormonal menyebabkan lemak perut bertambah di antaranya adalah misteri


Berbagai Peristiwa Penting Bulan Rabiul Awal, Kelahiran dan Wafat Rasulullah Muhammad SAW

6 hari lalu

Berbagai Peristiwa Penting Bulan Rabiul Awal, Kelahiran dan Wafat Rasulullah Muhammad SAW

Rabiul Awal bulan istimewa, karena pada bulan ini terdapat beberapa peristiwa besar dalam Islam, antara lain kelahiran Rasulullah dan hijrah.


Tips Menyiapkan Makanan Sehat dari Pakar Memasak

7 hari lalu

Tips Menyiapkan Makanan Sehat dari Pakar Memasak

Pilihan makanan sehat itu berbeda bagi setiap orang. Namun ada berbagai cara menyiapkan makanan yang tetap perlu diperhatikan.